Walau PPKM Dicabut, Pakai Masker Masih Jadi Kewajiban?

Indotnesia

Jum'at, 30 Desember 2022 | 18:32 WIB
Walau PPKM Dicabut, Pakai Masker Masih Jadi Kewajiban?
Lantas apakah dengan pencabutan PPKM, protokol kesehatan dapat diabaikan begitu saja? (Indotnesia)

Indotnesia - Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/12/2022) mencabut PPKM atau Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Keputusan itu diambil setelah pemerintah melakukan pengkajian dari sejumlah data selama 10 bulan terakhir. Menurut presiden, per 27 Desember 2022, kasus harian Covid-18 menurun menjadi 1,7 kasus per 1 juta penduduk.

Sementara itu positivity rate mingguan tercatat 3,35%, tingkat perawatan di rumah sakit sebesar 4,79%, dan angka kematian 2,39%. Semua data tersebut berada di bawah standar WHO.

"Lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM," ujar Jokowi dalam konferensi pers resmi yang disiarkan langsung di YouTube Sekretariat Presiden.

Sebelumnya, level PPKM di seluruh kabupaten/kota di Tanah Air berada di level 1, di mana pembatasan kerumunan dan pergerakan orang berada di tingkat yang rendah.

Meski tidak ada lagi pembatasan kerumunan, presiden mengimbau gar seluruh masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesadaran dalam menghadapi risiko Covid-19.

Lantas apakah dengan pencabutan PPKM, protokol kesehatan dapat diabaikan begitu saja?

Ternyata tidak. Pada kenyataannya, masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker di tempat keramaian dan ruangan tertutup. Dengan begitu, pemakaian masker masih menjadi kewajiban.

Selain itu, warga juga harus melanjutkan kesadaran vaksinasi karena mampu meningkatkan imunitas seseorang.

"Dan masyarakat harus semakin mandiri dalam mencegah penularan, mendeteksi gejala, dan mencari pengobatan," ujar Jokowi.

Sementara itu,  Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan PPKM masih bisa diberlakukan kembali kalau kasus Covid-19 kembali merebak. Dia juga menegaskan, pandemi belum selesai.

"PPKM bentuk intervensi pemerintah dalam rangka bentuk membatasi kegiatan masyarakat untuk mencegah terjadinya penularan, jadi bentuk intervensi, bukan bentuk pengumuman pandemi selesai," katanya seperti dikutip dari Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sedang Populer di Kalangan Anak-anak, Apa Itu Mainan Lato-lato?

Sedang Populer di Kalangan Anak-anak, Apa Itu Mainan Lato-lato?

Indotnesia | Rabu, 28 Desember 2022 | 16:50 WIB

Berikut Tingkah Lucu Nahyan, Cucu Jokowi yang Trending Twitter Beberapa Hari

Berikut Tingkah Lucu Nahyan, Cucu Jokowi yang Trending Twitter Beberapa Hari

Indotnesia | Senin, 12 Desember 2022 | 16:25 WIB

Curi Perhatian Publik, Ini Profil Singkat Cucu Jokowi dari yang Pertama hingga Kelima

Curi Perhatian Publik, Ini Profil Singkat Cucu Jokowi dari yang Pertama hingga Kelima

Indotnesia | Minggu, 11 Desember 2022 | 15:35 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB