Stok Telur di Selandia Baru Menipis Ancam Eksistensi Makanan Penutup Pavlova

Indotnesia | Suara.com

Sabtu, 14 Januari 2023 | 18:44 WIB
Stok Telur di Selandia Baru Menipis Ancam Eksistensi Makanan Penutup Pavlova
Keberadaan makanan penutup pavlova di Selandia Baru terancam karena stok telur yang menipis, (Pexels/Adrian Frentescu)

Indotnesia - Selandia Baru kini menghadapi ancaman baru karena stok telur yang menipis. Harga telur pun melonjak tinggi. Tak hanya itu, keberadaan makanan penutup yang menjadi favorit warga, pavlova, berada dalam risiko.

Laporan BBC, Sabtu (14/1/2023), rak-rak di supermarket Negeri Kiwi terpantau kosong. Sementara, sejumlah toko membatasi jumlah telur yang dapat dibeli oleh konsumen.

Direktur Eksekutif Federasi Produsen Telur di Selandia Baru, Michael Books, mengatakan saat ini nggak ada cukup ayam di negaranya untuk memenuhi permintaan pelanggan.

"Saat ini ada 3,5 juta ayam petelur. Tapi dibutuhkan 3,9 juta untuk memastikan pasokan aman," katanya.

Seorang pembuat roti Kylie Harvey, sekaligus pemilik Khaos Cakery di Auckland, biasanya menggunakan 480 butir telur per minggu. Tapi, sekarang dia harus berburu telur untuk mendapatkan stok yang cukup.

"Kami belum bisa mendapatkan telur dari pemasok besar kami yang biasanya, jadi kami pergi ke supermarket," ujarnya.

Tanpa telur-telur yang cukup, Harvey nggak bisa bikin salah satu hidangan paling populer di Selandia Baru, pavlova. Seperti diketahui, makanan penutup itu berbahan dasar putih telur.

Selain itu pemilik Cowell's, Matthew Heaton, juga mengatakan tanpa putih telur, nggak ada cara lain untuk membuat pavlova klasik. Menurutnya, harga makanan penutup itu juga bisa terkerek naik.

"Kalau terus menaikkan harga, tiba-tiba permintaan bisa turun," tuturnya, seperti dikutip dari NZ Herald.

Terus apa sih penyebab stok telur di Selandia Baru menurun? Ternyata terkait dengan larangan penggunaan baterai pada peternakan ayam, terutama ayam yang dikurung dalam kandang.

Federasi Produsen Telur menyatakan lebih dari 75% peternak harus mengubah metode peternakan atau usaha mereka akan hancur karena larangan tersebut.

Pavlova adalah makanan penutup tradisional khas Selandia Baru dan Australia. Menurut Tasting Table, kedua negara mengklaim hidangan manis tersebut. 

Orang Australia beranggapan resep pavlova pertama dibuat di sebuah hotel di Perth, sementara orang Selandia Baru juga mengklaim cerita serupa terjadi di negara mereka.

Pada kenyataannya, nggak ada satu pun dari kedua negara itu yang pertama membuat pavlova. Malah di negara lain seperti Suriah dan Austria punya makanan yang mirip dengan pavlova.

Meski demikian, pavlova klasik tetap menjadi favorit di kedua negara itu. Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat simpel, yakni putih telur yang dikocok dan gula. Pavlova biasanya dihiasi dengan buah segar dan dimakan saat musim panas atau acara-acara khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kare Jadi Makanan Tradisional Terbaik di Dunia, Bagaimana dengan Kuliner Indonesia?

Kare Jadi Makanan Tradisional Terbaik di Dunia, Bagaimana dengan Kuliner Indonesia?

| Minggu, 08 Januari 2023 | 16:51 WIB

Restoran Karen's Diner di Jakarta Diperkirakan Bakal Gagal, Masa Sih?

Restoran Karen's Diner di Jakarta Diperkirakan Bakal Gagal, Masa Sih?

| Minggu, 18 Desember 2022 | 17:07 WIB

Terkini

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis

Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:30 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja

Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja

Bekaci | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:10 WIB