Kembali Ada Korban, BBPOM Jogja Larang Penjualan Chikbul

Indotnesia | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2023 | 10:49 WIB
Kembali Ada Korban, BBPOM Jogja Larang Penjualan Chikbul
Chiki ngebul atau chikbul. (TikTok/2riyan.bombom)

Indotnesia - Chiki ngebul alias Chikbul merupakan jajanan yang digandrungi masyarakat, terutama anak-anak. 

Chikbul adalah makanan berupa chiki yang diberikan liquid nitrogen (N2) sehingga memiliki efek asap pada jajanannya. 

Namun, meski terbilang unik makanan ini belum sepenuhnya aman, karena bisa menyebabkan keracunan. 

Sebelumnya, dua bocah di Berbah, Sleman, Yogyakarta berusia 5 dan 7 tahun diduga keracunan chikbul. Mereka sempat mengalami mual dan pusing sehingga harus mendapat perawatan medis. 

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Badan Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY Trikoranti Mustikawati melarang penjualan ice smoke snack alias chikbul. 

Upaya tersebut dilakukan sambil menunggu kajian yang dilakukan Kemenkes dan BPOM terkait kebijakan regulasi jajanan viral tersebut. 

"Kami minta (para pedagang) untuk tidak berjualan (chikbul) dulu sampai kajian yang dilakukan oleh Kemenkes dan BPOM selesai dan dikeluarkan regulasi terkait hal ini," kata Trikoranti seperti dikutip dari Suara.com.

Selain itu, Trikoranti juga mengatakan BPPOM bersama Dinkes DIY akan melakukan pengawasan serta pembinaan kepada para penjual. 

Dari pengawasan yang dilakukan di sejumlah titik, seperti sekolah, pasar malam, mall, dan tempat ramai ditemukan penjual chikbul di dua lokasi. 

Sementara, pembinaan dilakukan untuk mengedukasi serta mengingatkan bahaya kandungan liquid nitrogen (N2) pada makanan cepat saji, apalagi jika dilakukan tidak sesuai aturan. 

Apalagi, adanya korban chikbul bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya seorang anak kecil tubuhnya terbakar usai mengkonsumsi ice smoke snack. Tak hanya itu, ada juga yang mengalami rupture lambung. 

Karena pada dasarnya, liquid N2 digunakan sebagai bahan penolong pangan, yaitu pembeku cepat atau freezing agent seperti pada pembuatan es krim. Jadi, apabila dikonsumsi secara langsung sangat berbahaya. 

"Kami akan terus melakukan pembinaan dan berkerja sama dengan lintas sektor terkait," katanya. 

Trikoranti berharap, setelah proses pengawasan dan pengkajian nantinya produk akhir tidak mengandung liquid N2. 

"Pada produk akhir harus ada upaya untuk menghilangkan residu LN2 pada produk akhir," ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Renggut Nyawa Anak-anak di Sleman, BBPOM DIY Larang Penjualan Cikbul di Jogja

Renggut Nyawa Anak-anak di Sleman, BBPOM DIY Larang Penjualan Cikbul di Jogja

Jogja | Sabtu, 14 Januari 2023 | 18:20 WIB

Orangtua Remaja Pembunuh Anak di Makasar Sogok Keluarga Korban? Ini Kata Psikolog

Orangtua Remaja Pembunuh Anak di Makasar Sogok Keluarga Korban? Ini Kata Psikolog

Your Say | Sabtu, 14 Januari 2023 | 18:02 WIB

Pedagang Jalan Perwakilan Bakal Berdagang di Pasar Klithikan, Pemkot Jogja Yakin Punya Prospek Berkembang

Pedagang Jalan Perwakilan Bakal Berdagang di Pasar Klithikan, Pemkot Jogja Yakin Punya Prospek Berkembang

Jogja | Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:55 WIB

Terkini

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!

Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:44 WIB

Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman

Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman

Riau | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:41 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem

Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem

Lampung | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi

Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:33 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB