Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Bapemperda DPRD DKI Jakarta menyoroti masalah kualitas, kuantitas, serta ketimpangan akses air bersih dalam pembahasan Raperda SPAM.
  • Kerusakan infrastruktur perpipaan yang berusia lebih dari 50 tahun menyebabkan penurunan layanan distribusi air di beberapa wilayah.
  • Pemprov DKI Jakarta didesak membentuk regulasi SPAM untuk menjamin distribusi air yang merata, terjangkau, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Suara.com - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta menyoroti ketimpangan akses air bersih di tengah proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Kondisi layanan saat ini dinilai masih bermasalah, karena kualitas air yang mengucur ke masyarakat belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan air minum.

“Sekarang ini problem kita di Jakarta bukan hanya masalah kualitas, tapi kuantitas dan keberlanjutan,” ujar Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, Selasa (5/5/2026).

Masalah infrastruktur dituding sebagai biang keladi di balik penurunan kualitas distribusi air kepada pelanggan, seperti yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Jaringan perpipaan yang tertanam di sana, kata Aziz, sudah melampaui batas usia ekonomisnya.

“Umurnya sudah lebih dari 50 tahun,” beber sang legislator.

Pemerintah memfasilitasi warga yang tinggal di Pulau Untung Jawa yang merupakan bagian kepulauan seribu untuk selalu senantiasa menjaga kebersihan, salah satunya tersedianya air bersih di lingkungan rumah. (Antara/Lucky.R)
Pemerintah memfasilitasi warga yang tinggal di Pulau Untung Jawa yang merupakan bagian kepulauan seribu untuk selalu senantiasa menjaga kebersihan, salah satunya tersedianya air bersih di lingkungan rumah. (Antara/Lucky.R)

Di luar urusan teknis pipa, ada juga temuan disparitas akses air bersih antara hunian vertikal mewah dan pemukiman padat penduduk.

“Apartemen-apartemen mudah kalau minta dipasangkan instalasi air bersih. Kampung-kampung kumuh agak sulit, keluhannya begitu,” ungkap Aziz.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun didesak untuk menjadikan masalah-masalah ini sebagai atensi prioritas dalam merumuskan arah kebijakan publik.

baca juga

Sebab, keberadaan Perda SPAM nanti diproyeksikan sebagai fondasi hukum untuk menjamin pemerataan distribusi air tanpa memandang status sosial.

“Ini harus dipertimbangkan oleh pemerintah,” tegas Aziz.

Regulasi ini nantinya juga akan mengikat seluruh elemen penyelenggara air, mulai dari BUMD hingga pihak swasta, agar tunduk pada aturan yang berkeadilan.

Proses penyusunan aturan pun dipastikan akan berjalan secara saksama, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat demi hasil yang tepat sasaran.

“Aturan ini saya kira perlu dapat pembahasan serius, berkualitas, dan melibatkan masyarakat,” kata Aziz.

Selain kepastian hukum, perlindungan terhadap kaum marjinal melalui mekanisme subsidi turut menjadi poin krusial yang diperjuangkan dalam aturan tersebut.

“Berkeadilan air ini, dan juga terjangkau. Air itu hak hidup,” pungkas Aziz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:38 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

Terkini

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

×