Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi

Dinda Rachmawati

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:33 WIB
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
Ilustrasi Anak Menanam (Dok. Freepik)
baca 10 detik
  • PT Monde Mahkota Biskuit melalui Nissin Soklat menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak dini lewat aksi nyata.
  • Sebanyak 5.193 siswa sekolah dasar menanam lebih dari 3.000 bibit tanaman selama periode November 2025 hingga Januari 2026.
  • Gerakan tersebut meraih rekor MURI sebagai bentuk konkret pembentukan karakter anak yang bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.

Suara.com - Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dimulai sejak dini. Di tengah perubahan iklim yang semakin nyata dan ruang hijau yang kian berkurang, membangun kesadaran sejak anak-anak menjadi fondasi penting untuk masa depan bumi. 

Kebiasaan sederhana yang diperkenalkan sejak kecil, seperti menanam, merawat tanaman, hingga menjaga kebersihan bukan hanya membentuk perilaku, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan empati terhadap lingkungan.

Upaya ini terbukti dapat diwujudkan secara konkret, seperti yang dilakukan PT Monde Mahkota Biskuit melalui brand Nissin Soklat. Komitmen tersebut bahkan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pencapaian “Penanaman Bibit Tanaman Berbunga Terbanyak oleh Siswa Sekolah Dasar.” 

Sebanyak 5.193 siswa sekolah dasar terlibat dalam gerakan “Gerak untuk Bumi Bersama Nissin Soklat” yang berlangsung sejak November 2025 hingga Januari 2026, dengan lebih dari 3.000 bibit tanaman seperti Asoka, Lavender, dan Cabai berhasil ditanam.

Yang membuat program ini relevan bukan hanya angka partisipasinya, tetapi pendekatan yang digunakan. Anak-anak tidak sekadar diberi pemahaman, melainkan diajak langsung terlibat. 

Ribuan Siswa SD Tanam Bunga, Nissin Soklat & PT Monde Mahkota Biskuit Raih Rekor MURI (Dok. Istimewa)
Ribuan Siswa SD Tanam Bunga, Nissin Soklat & PT Monde Mahkota Biskuit Raih Rekor MURI (Dok. Istimewa)

Dari proses menanam hingga memahami pentingnya ruang hijau, mereka belajar bahwa menjaga lingkungan adalah tindakan nyata yang bisa dimulai dari hal kecil.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga bertindak. Dari pengalaman sederhana seperti menanam, mereka bisa memahami bahwa setiap langkah kecil memiliki dampak besar bagi lingkungan,” ujar Asisten Brand Manager PT Monde Mahkota Biskuit, Vionita.

Pendekatan berbasis pengalaman seperti ini menjadi kunci dalam menanamkan kepedulian lingkungan. Anak-anak cenderung menyerap nilai dari apa yang mereka lakukan secara langsung. 

Ketika mereka terbiasa menanam atau merawat tanaman, muncul keterikatan emosional yang membuat mereka lebih peduli. Dari situ, kesadaran tidak lagi terasa sebagai kewajiban, melainkan kebutuhan.

baca juga

Pada saat yang sama, kebiasaan tersebut dapat diperkuat dalam kehidupan sehari-hari lewat hal-hal yang sederhana. Konsistensi dari kebiasaan kecil inilah yang pada akhirnya membentuk karakter.

Seperti mengajak anak menanam tanaman di rumah, membiasakan mereka menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan mereka menjaga kebersihan lingkungan, menjadi langkah yang efektif. 

"Setiap anak memiliki potensi untuk tumbuh menjadi pribadi yang berbakat dan menginspirasi. Tidak hanya dalam aspek akademis, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang peduli, berempati, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta kehidupan sosial," tambah dia.

Nissin Soklat sendiri selama ini dikenal sebagai bagian dari keseharian anak-anak Indonesia, menghadirkan biskuit cokelat yang memberikan energi bagi mereka yang aktif dan penuh rasa ingin tahu. 

Namun melalui inisiatif ini, perannya berkembang menjadi lebih dari sekadar camilan. Ada semangat untuk turut membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli.

Sejalan dengan itu, Vionita juga menegaskan bahwa setiap langkah kecil memiliki arti. 

“Karena bagi Nissin Soklat, setiap gigitan bukan hanya memberikan energi, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan kecil untuk bumi yang lebih baik. Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.

Pada akhirnya, menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini bukan hanya soal menjaga alam hari ini, tetapi juga tentang menyiapkan masa depan. Dari tangan-tangan kecil yang menanam hari ini, tumbuh harapan besar untuk bumi yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku 'Rumah Baru dan Hal-Hal Baru', Makna Besar tentang Rumah dan Masa Lalu

Buku 'Rumah Baru dan Hal-Hal Baru', Makna Besar tentang Rumah dan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:36 WIB

Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?

Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"

Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:25 WIB

Terkini

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:33 WIB

RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"

RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman

Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk

Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan

Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi

Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo

Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!

Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung

Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×