Tingkat Kemiskinan di Indonesia Meningkat, Yogyakarta Jadi Provinsi Termiskin di Pulau Jawa

Indotnesia Suara.Com
Kamis, 19 Januari 2023 | 14:35 WIB
Tingkat Kemiskinan di Indonesia Meningkat, Yogyakarta Jadi Provinsi Termiskin di Pulau Jawa
DIY disebut sebagai provinsi dengan presentase tinggkat kemiskinan tertinggi di Jawa. (Indotnesia /Eko Junianto)

Indotnesia - Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis persentase penduduk miskin di Indonesia. Dari data tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi provinsi termiskin di Pulau Jawa.

Data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 9,57 persen atau sebanyak 26,26 juta orang. 

Menurut Ketua BPS Margo Yuwono, angka tersebut meningkat sebanyak 0,03 persen dari pendataan pada Maret 2022. Akan tetapi, jumlah tersebut juga penurunan dari data September 2021, yaitu sebesar 0,14 persen.

“Pada September 2022, persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 9,57 persen. Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen poin dibanding Maret 2022 dan mengalami penurunan sebesar 0,14 persen poin jika dibandingkan September 2021,” ungkap Yuwono seperti dikutip dari Instagram @bps_statistics pada (16/1/2023).

Sementara tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Jawa dalam periode yang sama  diduduki oleh DIY. Persentase penduduk miskin di Yogyakarta mencapai 11,49 persen atau sekitar 463 ribu orang. 

Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan persentase pada Maret 2022 yang tercatat 11,34 persen. 

Dengan angka kemiskinan di atas rata-rata nasional itu (9,57 persen), Jogja jadi provinsi paling miskin di Jawa.

Disusul oleh Provinsi Jawa Tengah yang menduduki posisi kedua, dengan persentase angka kemiskinan mencapai 10, 98 persen.

Sementara, Provinsi Jawa Timur persentase kemiskinannya mencapai 10,49 persen dan di Jawa Barat angkanya jauh lebih kecil yaitu hanya sebesar 7,98 persen.

Baca Juga: Warung Tegal Glagahsari, Pionir Warteg di Jogja yang Jadi Obat Rindu Perantau Jakarta

Menurut Yuwono, pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 membuat tingkat kemiskinan di Indonesia masih belum membaik. Salah satu faktornya yaitu penyerapan tenaga kerja yang belum pulih.

"Hal ini salah satunya disebabkan oleh kondisi tenaga kerja, di mana belum sepenuhnya angkatan kerja mampu terserap di pasar kerja akibat pandemi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI