Sejarah Hari Peduli Sampah Nasional dan Cara yang Tepat untuk Menjaga Lingkungan

Indotnesia

Selasa, 21 Februari 2023 | 14:35 WIB
Sejarah Hari Peduli Sampah Nasional dan Cara yang Tepat untuk Menjaga Lingkungan
Mengenal sejarah Hari Peduli Sampah Nasional dan cara menjaga lingkungan tanpa sampah dengan bijak. (YouTube/Indotnesia)

Indotnesia - Hari Peduli Sampah Nasional setiap tahunnya diperingati pada tanggal 21 Februari dan pada tahun ini mengusung tema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Bukan hanya sebagai peringatan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, perayaan nasional ini ada karena dilatarbelakangi peristiwa sejarah yang panjang.

Sejarah Hari Peduli Sampah Nasional

Hari Peduli Sampah Nasional mulai diperingati setelah adanya peristiwa longsornya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005.

Dalam peristiwa tersebut, terjadi ledakan keras yang diikuti longsornya gunungan sampah TPA Leuwigajah dengan ketinggian 60 meter.

Peristiwa longsornya sampah di TPA Leuwigajah terjadi diduga karena adanya guyuran hujan deras semalam suntuk hingga membuat tumpukan sampah sepanjang 200 meter dan tinggi 60 meter itu goyah.

Selain itu, ledakan gas metana dari dalam tumpukan sampah juga menyebabkan munculnya suara ledakan hingga menyebabkan longsor yang menyapu dua pemukiman warga.

Longsoran sampah yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu setidaknya mengakibatkan sebanyak 157 orang tewas.

Setelah kejadian itu, tanggal tragedi longsornya gunungan sampah di TPA Leuwigajah menjadi latar belakang mulai diselenggarakannya peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.

baca juga

Penetapan Hari Peduli Sampah Nasional diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan meminimalisir agar tragedi serupa tidak akan terjadi lagi.

Upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan pengelolaan dan penangan sampah yang baik bukan hanya tugas individu, tetapi juga perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademis, aktivis hingga dunia usaha.

Cara Mengelola Sampah dengan Baik dan Benar

Cara yang tepat untuk menjaga lingkungan salah satunya dapat dilakukan dengan pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Pengelolaan sampah secara individu dapat dilakukan dengan mudah, yaitu di antaranya:

1. Pilah dan Pisahkan Sampah Sesuai Jenisnya

Ada dua jenis sampah, yaitu sampah organik yang berasal dari alam dan sampah anorganik yang tidak dapat diurai.

Contoh sampah organik, di antaranya dedaunan dan bahan alam lain yang mudah terurai. Sedangkan contoh sampah anorganik, yaitu plastik, kaca, kaleng, dan kain.

Jangan campurkan sampah organik dan anorganik pada satu wadah, pilah jenis-jenis sampah tersebut agar dapat dikelola dengan bijak.

2. Memanfaatkan Sampah Organik sebagai Pupuk

Sisa sayur maupun lauk makanan dapat menjadi sampah organik yang bermanfaat bagi kesuburan tanaman.

Kamu dapat memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk kompos yang baik untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan membuat tanaman subur serta terawat.

3. Memanfaatkan Sampah Anorganik 

Sampah anorganik dapat dimanfaatkan untuk wadah tanaman serta kerajinan tangan yang cantik dan memiliki nilai jual.

Memanfaatkan sampah anorganik juga sama dengan penerapan pengelolaan sampah dengan prinsip 3 R (Reuse, Reduce, dan Recycle).

4. Pilah Sampah Berbahaya

Jangan membuang sampah berbahaya seperti batu baterai maupun barang elektronik menjadi satu dengan jenis sampah lainnya, terutama sampah organik. Karena jenis sampah elektronik dapat berbahaya dan memicu ledakan.

Maka dari itu, pilah sampah berbahaya dan membuangnya ke tempat penyedia layanan barang bekas untuk daur ulang.

Itulah sejarah Hari Peduli Sampah Nasional dan beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengelola sampah dengan tepat.

Pastikan untuk tidak membuang sampah sembarangan, maksimalkan kemampuan dalam mengelolanya dengan lebih bijak. Selamat Hari Peduli Sampah Nasional!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Baru Pengelolaan Sampah di Jogja, Anorganik Dilarang Dibuang ke TPS

Aturan Baru Pengelolaan Sampah di Jogja, Anorganik Dilarang Dibuang ke TPS

Indotnesia | Selasa, 03 Januari 2023 | 11:38 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×