Meski memasuki usia senja, Sapardi terus menorehkan karya-karya terbaiknya hingga ia meninggal dunia di usia 80 tahun pada 19 Juli 2020 akibat penurunan fungsi organ tubuh.
Adapun beberapa puisi Sapardi yang sangat populer, di antaranya “Aku Ingin”, “Hujan Bulan Juni”, “Pada Suatu Hari Nanti”, “Akulah si Telaga”, dan “Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari”.
Sedangkan penghargaan yang pernah didapatkan sang maestro sastra tersebut di antaranya Cultural Award Australia 1978, SEA Write Award Thailand 1986, Kalyana Kretya dari Menristek RI 1996, Akademi Jakarta Indonesia 2012, Habibie Award Indonesia 2016, dan ASEAN Book Award 2018.