Apa Itu Kristen Muhammadiyah yang Trending di Twitter?

Indotnesia

Selasa, 30 Mei 2023 | 13:28 WIB
Apa Itu Kristen Muhammadiyah yang Trending di Twitter?
Mengenal apa itu istilah Kristen Muhammadiyah. (muhammadiyah.or.id)

Indotnesia -  Istilah Kristen Muhammadiyah saat ini tengah ramai jadi perbincangan setelah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar acara bedah buku berjudul Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan, pada Senin (22/5/2023).

Bedah buku yang digelar lewat kerjasama dengan Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini mencuri perhatian publik hingga jadi trending Twitter, pada Selasa (30/5/2023).

Ada lebih dari 7 ribu cuitan warganet yang mengomentari tentang judul buku tersebut, salah satunya mempertanyakan mengapa mengambil istilah ‘Kristen Muhammadiyah’ yang dapat memantik spekulasi.

“Tapi ga perlu dikasi nama kristen muhammadiyah ngga si, kan orang orang jadi berspekulasi yang ngga ngga kalo baca headline-nya doang,” komentar salah seorang warganet. 

Nah, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait istilah Kristen Muhammadiyah, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Kristen Muhammadiyah?

Kristen Muhammadiyah merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di Indonesia Timur, yaitu dimana Muhammadiyah dan Kristen yang memiliki interaksi intens dengan saling hidup rukun.

Hal tersebut ditemukan berdasarkan penelitian yang dilakukan Abdul Mu’ti dan Fajar Riza Ulhaq yang kemudian dirangkum menjadi buku utuh berjudul Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan.

Dalam menanggapi spekulasi tentang istilah Kristen Muhammadiyah yang disebut merupakan ajaran baru, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa hal tersebut tidaklah benar.

baca juga

“Kristen Muhammadiyah merupakan varian sosiologis yang menggambarkan para pemeluk Agama Kristen/Katolik yang bersimpati dan memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah,” ucap Mu’ti seperti dilansir dari laman Muhammadiyah, Selasa (30/5/2023).

Lebih lanjut, ia kembali menjelaskan bahwa Kristen Muhammadiyah bukan penggabungan akidah Muhammadiyah dengan Kristen, tetapi hanya merupakan istilah secara sosiologis.

Hal tersebut juga dijelaskan oleh Ketua LKKS PP Muhammadiyah, Fajar Riza Ulhaq bahwa istilah Kristen Muhammadiyah diambil sebagai bentuk dari gambaran dalam buku yang menceritakan tentang situasi toleransi di sejumlah daerah terpencil di Indonesia.

Buku Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan menggambarkan situasi toleransi di daerah 3 T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) serta daerah di pinggiran Indonesia, yaitu Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT); Serui, Papua; dan Putussibau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Fajar menjelaskan, fenomena varian Kristen Muhammadiyah secara nyata salah satunya dapat dilihat dari interaksi intens antara para siswa Muslim dan Kristen dalam lingkungan pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

Meski begitu, interaksi tersebut tidak menghilangkan identitas siswa dalam menganut agama yang dimilikinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Universitas Muhammadiyah Surakarta Umumkan Bakal Buka Cabang di Korea Selatan

Universitas Muhammadiyah Surakarta Umumkan Bakal Buka Cabang di Korea Selatan

Indotnesia | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:21 WIB

Beredar Broadcast Kronologi Kasus Pemaksaan Jilbab, Ini Komentar LBH Muhammadiyah

Beredar Broadcast Kronologi Kasus Pemaksaan Jilbab, Ini Komentar LBH Muhammadiyah

Indotnesia | Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:49 WIB

Tanggal Idul Adha 2022 yang Berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah

Tanggal Idul Adha 2022 yang Berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah

Indotnesia | Kamis, 30 Juni 2022 | 10:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×