Tanggal Idul Adha 2022 yang Berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah

Indotnesia

Kamis, 30 Juni 2022 | 10:47 WIB
Tanggal Idul Adha 2022 yang Berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah
Freepik/prostooleh

Indotnesia - Pemerintah secara resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriah jatuh pada Jumat (1/7/2022). Berdasarkan sidang isbat yang dilakukan pada Rabu (29/6/2022), ketetapan tersebut juga menentukan tanggal Idul Adha 2022 yang akan berlangsung pada Minggu (10/7/2022).

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dalam keterangan pers sidang isbat di Jakarta, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Dari 86 titik di 34 provinsi pemantauan hilal, tak ada satupun yang melaporkan telah melihat hilal,” ungkap Zainut, dikutip dari Suara.com.

Berdasarkan hasil pemaparan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada posisi antara 0 derajat 52 menit hingga 3 derajat 13 menit dengan sudut elongasi 4,27 derajat sampai dengan 4,97 derajat.

Oleh karena itu, posisi tersebut tidak masuk kriteria MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang menyebut dalam menentukan awal bulan, parameter elongasi minimal harus berada pada 6,4 derajat dan fisis gangguan cahaya syafak (cahaya senja) yang dinyatakan dengan parameter ketinggian minimum 3 derajat.

Beda dengan Muhammadiyah

Sementara itu, dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1443 H, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Dzulhijjah dimulai lebih awal, yaitu pada Kamis (30/6/2022). 

Sedangkan hari raya Idul Adha jatuh pada Sabtu (9/7/2022). Lewat akun Twitter resminya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah I Abdul Mu’ti mengatakan bahwa penetapan Idul Adha 1443 H tersebut sesuai dengan hisab hakiki wujudul hilal. 

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, potensi penetapan tanggal hari besar keagamaan yang berbeda sendiri seharusnya masih dianggap wajar. Ia menjelaskan, hal tersebut memang bisa terjadi karena belum tersedianya kalender hijriah internasional yang bersifat global hingga mencakup banyak kawasan.

baca juga

"Baik sama maupun mungkin beda itu ya kami harapkan untuk tidak menjadi masalah karena kita selama ini selama belum punya kalender hijriah internasional yang bersifat global. Itu memang di banyak kawasan itu akan sering berbeda," jelas Haedar, dikutip dari Suara.com.

Lebih lanjut, Muhammadiyah mengimbau kepada aparatur semua tingkatan pemerintah dan masyarakat untuk memberikan kebebasan dan jaminan pelaksanaan ibadah bagi umat Muslim yang melaksanakan shalat Idul Adha berbeda dengan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

20 Ucapan Selamat Idul Adha 2022 untuk Teman dan Sanak Saudara

20 Ucapan Selamat Idul Adha 2022 untuk Teman dan Sanak Saudara

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

Tanpa Jeda

Tanpa Jeda

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:15 WIB

Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa

Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa

Sulsel | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:12 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB