Benang Protein Viral Bisa Hilangkan Kerutan dengan Instan, Bagaimana Faktanya?

Indotnesia

Sabtu, 17 Juni 2023 | 10:37 WIB
Benang Protein Viral Bisa Hilangkan Kerutan dengan Instan, Bagaimana Faktanya?
Benang protein viral untuk hilangkan kerutan secara instan, apakah benar? (Freepik)

Indotnesia - Perawatan kecantikan saat ini semakin beragam dengan berbagai metode yang digunakan, salah satunya tanam benang atau thread lift.

Di TikTok, perawatan kecantikan yang disebut benang protein diklaim dapat menghilangkan kerutan secara instan hanya dengan menyemprotkannya menggunakan serum.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial tentang benang protein, terlihat seorang laki-laki menjajal untuk mempraktekkan cara menggunakan jenis alat kecantikan tersebut. 

Lewat tutorial yang dibagikan, benang protein ditempatkan di bagian wajah yang ingin dihilangkan kerutannya, lalu disemprot oleh serum dan benang tersebut akan menghilang dengan klaim menyerap ke wajah.

Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benang protein dapat menghilangkan kerutan dengan instan? SImak selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Benang Protein?

Benang protein merupakan bahan material yang umumnya digunakan dalam prosedur thread lift atau tanam benang. 

Dalam prosedur non-bedah tersebut, benang berfungsi untuk mengangkat kulit kendur dan berkerut dengan memasukkannya ke dalam lapisan kulit agar merangsang produksi kolagen, sehingga kulit wajah menjadi lebih terlihat awet muda.

Oleh karena itu, narasi yang menyebut menempelkan benang protein di wajah lalu disemprot dan disebut dapat meresap ke dalam kulit, sehingga membantu menyamarkan kerutan merupakan informasi yang keliru.

baca juga

Seorang dokter estetika, Andy G. Wijaya lewat akun TikTok pribadinya @dokteranjay menjelaskan bahwa benang protein yang viral dapat menghilangkan kerutan secara instan merupakan pemahaman informasi yang salah.

Pasalnya, penerapan benang protein jika hanya dioles ke wajah dan disemprot serum tidak akan mampu merangsang kolagen serta mengurangi kerutan di kulit.

Untuk memanfaatkannya, prosedur yang digunakan harus tepat, yaitu menggunakan metode thread lift atau tanam benang.

“Benang wajah di pasaran terbuat dengan bahan yang sangat bervariasi, diciptakan dan dibentuk menjadi benang dari multi protein untuk dimasukkan ke dalam kulit. Terus kok sekarang dioles?” ungkapnya menanggapi video benang protein viral yang hanya dioleskan di permukaan wajah.

“Nah, dalam kulit benang protein menimbulkan perselubungan dari materi benang tersebut yang menghasilkan kolagen tipe 1 dan 3. Dan dalam waktu dua minggu akan meningkat (produksi kolagen) sampai benang tersebut habis diserap oleh tubuh. Jadi nggak instan ya guys,” lanjutnya.

Maka dari itu, dokter yang kerap membagikan edukasi tentang perawatan kulit wajah di media sosial tersebut menegaskan bahwa benang protein yang benar penggunaannya dimasukkan ke dalam wajah melalui bantuan tenaga ahli atau professional, sehingga bisa maksimal dalam membantu mengatasi kerutan di wajah.

Diketahui, pada umumnya benang protein terbuat dari polimer sintetik biodegradable, seperti PDO (Polydioxanone), PCL (Polycaprolactone), PLLA (Poly-l-Lactic Acid), PLGA (Poly Lactic-co-Glycolic Acid), dan sebagainya.

Agar bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal, penggunaan benang protein harus melalui proses thread lift yang dilakukan oleh tenaga ahli dengan cara dimasukkan ke dalam kulit bukan dioles secara instan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi Viral Dicoba Artis, Begini Cara Bikin Foto ala Idol Korea dengan AI

Lagi Viral Dicoba Artis, Begini Cara Bikin Foto ala Idol Korea dengan AI

Lifestyle | Jum'at, 16 Juni 2023 | 20:05 WIB

Selena Gomez Teriak Im Single saat Nonton Pertandingan Bola

Selena Gomez Teriak Im Single saat Nonton Pertandingan Bola

Indotnesia | Jum'at, 09 Juni 2023 | 19:02 WIB

Viral Aksi Penjual Pentol Tetap Santuy Berdagang saat Heboh Tawuran di Jogja

Viral Aksi Penjual Pentol Tetap Santuy Berdagang saat Heboh Tawuran di Jogja

Indotnesia | Senin, 05 Juni 2023 | 11:03 WIB

Apa Itu Revenge Porn dan Cara Melaporkannya Jika Menjadi Korban

Apa Itu Revenge Porn dan Cara Melaporkannya Jika Menjadi Korban

Indotnesia | Sabtu, 27 Mei 2023 | 11:54 WIB

Terkini

Messi Incar Tiket Menang, Prediksi Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026

Messi Incar Tiket Menang, Prediksi Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 10:55 WIB

Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak

Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:55 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:48 WIB

Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:46 WIB

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global

Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 22 Juni 2026 | 10:39 WIB

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:38 WIB

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:36 WIB

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:31 WIB