Indonesia - Momen Idul Adha atau Hari Raya Kurban jadi kesempatan makan daging secara ugal-ugalan. Akan tetapi, tahukah kalian makan daging pernah hari nada batasannya?
Mengkonsumsi daging terlalu banyak dalam satu hari akan berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya kolesterol berlebih dan memicu risiko penyakit jantung.
Untuk itu, ada aturan konsumsi daging pernah hari agar aman bagi kesehatan. Hal ini berlalu untuk daging merah seperti kambing dan sapi.
Melansir laman World Cancer Research Fund, aturan makan daging dalam sehari usahakan tak lebih dari 50-70 gram.
Sementara dalam seminggu dianjurkan hanya tiga porsi konsumsi daging, yaitu 350-500 gram per minggu. Baik konsumsi harian maupun mingguan, berlaku bagi daging merah yang telah matang atau dimasak, misalnya seperti daging kambing, sapi, kerbau, atau domba.
Selain itu, sebaiknya juga tidak menambah konsumsi daging bentuk olahan, seperti sosis, kornet, bacon dan sebagainya. Pasalnya, daging olahan bisa mengandung pengawet yang tidak baik untuk tubuh.
Batas konsumsi daging tersebut berguna untuk memaksimalkan manfaat dari makan daging. Selain itu, sebaiknya tetap memenuhi kebutuhan harian dengan konsumsi buah dan sayur-sayuran.
Pasalnya terlalu banyak makan daging merah dapat meningkatkan produksi lemak jenuh dalam tubuh.
Misalnya saja, dalam 100 gram daging sapi panggang menghasilkan lemak jenuh sebesar 2,47 gram. Daging kambing bakar bisa menghasilkan lemak jenuh hingga 5,69 gram per 100 gram daging.
Baca Juga: Kembali Digelar, Ini Tradisi Grebeg Besar Yogyakarta
Sementara, batas asupan lemak jenuh harian hanya 13 gram per hari. Belum lagi lemak jenuh yang didapat dari makanan selain daging.
Karena itu, sangat penting membatasi konsumsi daging harian agar tetap sehat dan mendapatkan gizi yang sesuai.