17 Juli Hari Emoji Sedunia, Lalu Siapakah Penemu Emoji?

Indotnesia

Senin, 17 Juli 2023 | 10:02 WIB
17 Juli Hari Emoji Sedunia, Lalu Siapakah Penemu Emoji?
Setiap 17 Juli diperingati sebagai Hari Emoji Sedunia. (Pexels/Roman Odintsov)

Indotnesia - Setiap 17 Juli, kita memperingati Hari Emoji Sedunia yang kehadirannya melengkapi percakapan sehari-hari melalui pesan teks di ponsel. Tapi tahukah kamu siapa penemu emoji?

Dia adalah Shigetaka Kurita, seorang pria asal Jepang yang pertama kali menciptakan emoji pada tahun 1999. Melansir CNN, waktu itu dia membuat emoji dengan ukuran 12x12 pixels atau total ada 144 dot atau 18 byte.

Kata ‘emoji’ sendiri berasal dari bahasa Jepang, yakni ‘e’ yang berarti gambar, ‘mo’ artinya menulis, dan ‘ji’ berarti karakter. 

Kurita membuat emoji dengan tujuan yang sangat spesifik, yakni untuk kemudahan komunikasi pada sistem internet seluler yang dikembangkan oleh raksasa telekomunikasi Jepang, NTT DoCoMo.

Sistem mereka menawarkan email, tapi masih terbatas hanya 250 karakter. Dengan demikian, emoji menjadi cara untuk mengatakan lebih banyak dalam ruang terbatas.

Saat itu, Kurita masih berusia 25 tahun dan harus bekerja dalam keterbatasan. Kala itu, resolusi hanya 144 piksel. Makanya awal kemunculannya, emoji masih terlihat sangat kotak-kotak dibandingkan sekarang.

“Aku nggak menyukainya, karena jumlah ruang di grid bukanlah angka ganjil, dan nggak bisa menemukan pusat membuat pengembangan emoji menjadi sangat melelahkan,” ujarnya Kurita.

Kalau sekarang sih, emoji sudah dibuat dengan grafik vektor sehingga secara teknis dapat ditingkatkan hingga resolusi tidak terbatas.

Masih terus berkembang, kala itu emoji sebagian besar tetap terbatas di Jepang selama lebih dari satu dekade. Kemudian ditiru oleh perusahaan telekomunikasi Jepang lainnya. Belum ada standarisasi, yang berarti nggak dapat dipakai di jaringan yang berbeda.

baca juga

Sampai akhirnya pada 2010, emoji dimasukkan ke dalam Unicode, standar yang mengatur perangkat lunak pengkodean teks. Pada tahun itu pula, emoji dirilis di iPhone dan Android.

“Di Jepang, emoji langsung menjadi populer, tapi penggunaan emoji di luar negeri juga benar-benar meningkat mulai tahun 2012 dan saya terkejut dengan jeda waktu tersebut,” kata Kurita.

Kini, ada lebih dari 3.000 emoji yang beredar. Emoji yang paling banyak dipakai adalah ekspresi ketawa terbahak-bahak hingga mengeluarkan air mata atau yang dikenal sebagai “laugh out loud” emoji face.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Silicon Valley Bank yang Menjadi Andalan Startup Dunia

Mengenal Silicon Valley Bank yang Menjadi Andalan Startup Dunia

Indotnesia | Selasa, 14 Maret 2023 | 10:49 WIB

Cegah Korupsi dengan Layanan Berbasis Metaverse, Kemendagri Kena Kritik

Cegah Korupsi dengan Layanan Berbasis Metaverse, Kemendagri Kena Kritik

Indotnesia | Jum'at, 29 April 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:10 WIB

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Surakarta | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:09 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet

Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:05 WIB

Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta

Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta

Bekaci | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:52 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban

Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:40 WIB