Beredar Lagi Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Bom Bunuh Diri dan Mati Syahid, Ruhut: Waspada, Waspadalah

Suara Joglo | Suara.com

Kamis, 08 Desember 2022 | 15:09 WIB
Beredar Lagi Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Bom Bunuh Diri dan Mati Syahid, Ruhut: Waspada, Waspadalah
unggahan Ruhut Sitompul (Ruhut Sitompul/Twitter)

Peristiwa bom yang meledak di Polsek Astanaanyar, Bandung kembali memicu beredarnya video lama ceramah Ustadz Abdul Somad mengenai bom bunuh diri dan mati syahid. Salah satunya diunggah oleh politisi Ruhut Sitompul

Dalam unggahan di akun Twitternya, Ruhut Sitompul mengunggaah potongan video lawas Ustadz Abdul Somad yang menolak istilah bom bunuh diri melainkan mati syahid. 

Bersamaan dengan unggahan video itu, mantan politisi Partai Demokrat itu mengingatkan agar publik lebih cermat dan waspada menanggapi video ceramah ustadz Abdul Somad tersebut. 

"Waspada, waspada, waspadalah karena kalau ini secara terang benderang disampaikan sangat berbahaya karena tingkat penalaran yang mendengar tidak sama jadi tolong diwaspadai aparat kepolisian sebagai Kamtibmas. MERDEKA," kicaunya. 

Dalam video singkat itu, ustadz Abdul Somad memberikan ceramah terkait istilah bom bunuh diri yang dianggapnya tidak tepat. Istilah itu merupakan ciptaan pers barat yang disebutnya sebagai zionis Amerika.

"Jangan katakan bom bunuh diri ini dikritik ulama Mesir. Jangan katakan harakah intihariyah tapi katakan harakah Istisyhadiyah. Harokah intihariyah gerakan bunuh diri itu pers barat yang mengatakan yang betul harakah istisyhadiyah gerakan mati syahid bukan mati konyol," jelasnya.

Lebih lanjut, ustadz Abdul Somad memberikan dalilnya terkait istilah mati syahid yang dianggap sebagai bunuh diri itu.

"Apa dalilnya? Nabi terkepung di perang uhud. Perang uhud kalah, perang badar menang. Perang uhud nabi terkepung sahabat berkeliling, musuh sudah dekat masuk ke dalam kelompok musuh pasti mati, datang seorang sahabat mencabut pedangnya masuk dia ke tengah, dia putar keliling, mati musuh dia pun mati nah itu dalil harakah Istisyhadiyah," urainya.

"Kalau saya masuk ke dalam kelompok bergejolak nanti PKI, PKI sudah datang datang seorang ia ambil cabut pedangnya 99,9 persen ia masuk ia pasti mati, tapi dengan masuknya ia kesitu gentar musuh pontang panting masuklah engkau ke dalam, zaman sahabat nabi pakai pedang zaman sekarang tak pakai pedang letupkan ledakkan mati syahid, namanya harakah istisyhadiyah," lanjutnya. 

"Adapun orang yang mengejek ini orang mati konyol, inilah antek-antek zionis amerika, orang mati syahid dikatakan mati konyol. Kita pun ikut latah mengatakan. Jangan katakan bom bunuh diri, ini banyak wartawan-wartawan tidak islami memakai istilah kafir tanpa ia sadari, padahal mati syahid," tambahnya. 

Sementara itu, dikutip dari mui.or.id, jumhur ulama menegaskan bahwa bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan dan mencelakakan diri sendiri. 

"Bom bunuh diri dengan alasan apapun tetap haram. Hanya boleh dilakukan jika dalam kondisi perang (harb) dengan sasaran musuh Islam yang sudah jelas. hukum melakukan teror secara qoth'i adalah haram baik dengan alasan apapun apalagi jika dilakukan di negeri dalam (dar al-shulh) dan negara muslim seperti Indonesia," terangnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Itu Jamaah Ansharut Daulah? Organisasi Teror Dianut Pelaku Bom Astana Anyar

Apa Itu Jamaah Ansharut Daulah? Organisasi Teror Dianut Pelaku Bom Astana Anyar

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:01 WIB

Aksi Bom Bunuh Diri Agus Muslim Dinilai Arsul Sani Tak Bisa Jadi Acuan Gagalnya Program Deradikalisasi

Aksi Bom Bunuh Diri Agus Muslim Dinilai Arsul Sani Tak Bisa Jadi Acuan Gagalnya Program Deradikalisasi

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 13:47 WIB

Ketika Umar Patek Bebas, Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Bandung Meledak

Ketika Umar Patek Bebas, Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Bandung Meledak

| Kamis, 08 Desember 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Apa Itu Sampah Antariksa? Ini Fakta Terbaru di Balik Fenomena Bola Api yang Viral di Lampung

Apa Itu Sampah Antariksa? Ini Fakta Terbaru di Balik Fenomena Bola Api yang Viral di Lampung

Sumsel | Minggu, 05 April 2026 | 20:23 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian

Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 20:00 WIB

Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur

Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 19:48 WIB

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 19:30 WIB

Bukan Zonasi, Penerimaan Siswa Baru di Pekanbaru Beralih ke Sistem Domisili

Bukan Zonasi, Penerimaan Siswa Baru di Pekanbaru Beralih ke Sistem Domisili

Riau | Minggu, 05 April 2026 | 19:28 WIB

Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan

Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 19:25 WIB

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:20 WIB