Suara Joglo - Babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar menyuguhkan kejutan lagi. Dua tim unggulan, Belanda dan Brazil tersingkir dan tidak lolos ke semi final.
Nasib kedua tim pun sama, yakni sama-sama kalah dramatis dalam adu pinalti. Belanda dikalahkan Argentina, sementara Brazil dikalahkan Kroasia, Sabtu (10/12/2022).
Belanda kalah adu penalti 4-2 dari Argentina setelah pertandingan sengit hingga 120 menit dengan sekor akhir 2-2. Begitupun Brazil dan Kroasia, laga berlangsung selama 120 menit setelah kedua tim berbagi angka 1-1.
Kekalahan kedua tim ini tentu memicu kesedihan dari para pemain, termasuk pelatih kedua negara tersebut. Bahkan hasil laga harus membuat pelatih kedua negara mundur.
Louis van Gaal misalnya. Ia telah resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pelatih timnas Belanda setelah kekalahan menyakitkan tersebut.
Mantan pelatih Manchester United itu juga menekankan bahwa laga kontra Argentina merupakan pertandingan terakhirnya sebagai pelatih kepala alias dia memutuskan pensiun.
Duel Belanda vs Argentina di Stadion Ikonik Lusail, Qatar itu berakhir lewat drama adu penalti dengan Tim Tango keluar sebagai pemenang.
"Pertama dan terpenting saya tidak akan melanjutkan. Saya hanya melakukannya untuk periode waktu ini," kata Van Gaal dalam konferensi pers pasca pertandingan dikutip dari Mirror, Sabtu (10/12/2022).
"Ini adalah pertandingan terakhir saya dalam masa jabatan ketiga saya sebagai pelatih kepala."
Baca Juga: 10 Karakter Paling Gampang Dimainkan di Genshin Impact, Cocok Buat Pemula!
Pelatih asal Belanda itu telah memimpin negaranya sejak akhir Euro 2020, ketika mereka tersingkir secara memalukan di babak 16 Besar.
Hal senada disampaikan Tite, pelatih dari Brazil. Ia segera mengundurkan diri setelah kekalahan tersebut. Meskipun begitu, Tite sebenarnya sudah berniat meninggalkan posisinya setelah Piala Dunia ini berakhir, meski mereka menjadi juara atau tidak.
"Seperti yang saya katakan, siklus saya sudah berakhir. Saya mengatakannya lebih dari satu setengah tahun yang lalu. Saya bukan orang yang suka menarik kata-kata," kata Tite usai pertandingan yang dikutip Daily Star.
Neymar sempat memecahkan kebuntuan lewat golnya di babak perpanjangan waktu untuk membuat mereka unggul. Namun, Kroasia pantang menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Bruno Petkovic sebelum pemenang ditentukan oleh adu penalti.
Rodrygo dan Marquinhos gagal memasukkan bola, sementara Kroasia mencetak keempat gol mereka dan membuat Brazil tersingkir.
Tite sendiri adalah pelatih kaya pengalaman yang sudah menangani beberapa klub Brazil seperti Corinthians, Internacional dan Atletico Mineiro selama lebih dari 30 tahun karier kepelatihannya. Dia mampu membawa Brazil juara Copa America pada 2019.