Kemeriahan pesta pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono beberapa waktu lalu meninggalkan sejumlah pertanyaan sekaligus kontroversi terkait mahar yang diberikan. Adapun mahar tersebut adalah berupa uang tunai sejumlah Rp300 ribu yang telah terbingkai dengan indah.
Sayangnya, banyak warganet yang menuding bahwa uang yang memiliki makna mendalam tersebut secara khusus dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Hal itu menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang menilai bahwa Bank Indonesia mencetakkan khusus untuk pernikahan putra orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Seperti diketahui, lembaran uang Rp100 ribuan itu memiliki nomor seri yang disebut menunjukkan tanggal-tanggal istimewa bagi Kaesang dan Erina. Beberapa akun yang dengan getol menyuarakan hal tersebut adalah Rizal Ramli, Said Didu, dan Rocky Gerung. Mereka kompak menyindir Bank Indonesia.
Namun, hal tersebut dibantah oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono. Ia mengungkapkan bahwa BI tidak secara khusus mencetak uang untuk mahar tersebut.
“Setiap orang tidak bisa meminta percetakan uang khusus dengan nomor tertentu, karena itu bisa mnegganggu proses pencetakan uang di Perum Percetakan Uang Republik Indonesia,” ujar Erwin Haryono dikutip dari unggahan TikTok @Gerakanpis, Minggu (18/12/2022).
Meski begitu, lanjutnya, setiap pencetakan dan pemberian kode dan nomor seri uang tersimpan dalam khazanah BI. Artinya, kode dan nomor seri dari 3 uang lembar itu sebenarnya sudah ada.Lebih lanjut, kode dan nomor seri itu bisa dikeluarkan untuk momen spesial yang dianggap menjadi pusat perhatian masyarakat.
Adapun hal tersebut sebagai sarana untuk memperkenalkan uang Rupiah yang merupakan symbol kedaulatan negara sekaligus representasi keluhuran budaya bangsa. Salah satu momen yang dianggap spesial itu adalah pernikahan Kaesang dan Erina Gudono.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Camon 19 Pro Resmi Masuk Toko Erajaya