ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
Ketua Umum ILUNI UI, Pramudya A. Oktavinanda. (dok. ILUNI UI)
  • Diskusi ILUNI UI dan IA ITB menyoroti tantangan risiko hukum bagi BUMN pasca berlakunya KUHP baru.
  • Perubahan regulasi sejak 2 Januari 2026 menuntut BUMN memperkuat tata kelola dalam setiap aksi korporasi strategis.
  • Manajemen BUMN harus menyeimbangkan kecepatan eksekusi bisnis dengan prinsip kehati-hatian demi mitigasi risiko hukum yang dinamis.

Suara.com - Transformasi besar-besaran yang tengah dijalankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini dihadapkan pada tantangan baru: risiko hukum yang semakin kompleks di era regulasi pidana terbaru.

Isu ini mengemuka dalam forum diskusi yang digelar Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bersama Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), yang menyoroti bagaimana perubahan KUHP dan KUHAP sejak 2 Januari 2026 berdampak langsung pada pengambilan keputusan bisnis di tubuh BUMN.

Perubahan rezim hukum tersebut dinilai bukan sekadar administratif, melainkan menyentuh langsung cara korporasi menjalankan strategi, terutama di tengah gencarnya agenda transformasi seperti restrukturisasi, merger dan akuisisi, hingga divestasi.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menegaskan bahwa percepatan transformasi tidak boleh mengabaikan aspek hukum.

“Di tengah percepatan transformasi BUMN, setiap aksi korporasi harus tetap bergerak cepat, namun juga tetap akuntabel dan patuh pada koridor hukum. KUHP dan KUHAP baru menuntut kita untuk memperkuat tata kelola,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Strategic Business Development dan Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji. Ia menilai, program streamlining yang bertujuan meningkatkan efisiensi justru membawa kompleksitas baru dalam pengelolaan risiko.

“Streamlining bukan sekadar merapikan portofolio, tetapi membangun fondasi korporasi yang lebih fokus dan bernilai. Tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kehati-hatian hukum,” kata Seno.

Dalam praktiknya, langkah-langkah transformasi yang agresif menuntut manajemen untuk lebih cermat membaca potensi implikasi hukum. Tidak hanya aspek bisnis yang dipertimbangkan, tetapi juga perlindungan terhadap pengambil keputusan di tengah ketidakpastian regulasi.

Ketua Umum ILUNI UI, Pramudya A. Oktavinanda, melihat kondisi ini sebagai momentum untuk memperkuat tata kelola korporasi yang lebih matang.

“Momentum transformasi BUMN perlu dibaca sebagai peluang untuk memperkuat governance dan memperjelas batas tanggung jawab manajemen. Dalam rezim hukum baru, business judgment rule, kepatuhan, dan mitigasi risiko harus berjalan beriringan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemahaman terhadap prinsip business judgment rule menjadi semakin penting untuk memastikan para pengurus perusahaan tetap terlindungi saat mengambil keputusan strategis secara profesional.

Diskursus ini juga menegaskan bahwa keberhasilan transformasi BUMN tidak hanya ditentukan oleh kecepatan eksekusi bisnis, tetapi juga kemampuan menavigasi risiko hukum yang kian dinamis.

Di tengah perubahan besar tersebut, keseimbangan antara keberanian mengambil keputusan dan kehati-hatian hukum menjadi kunci. Tanpa itu, percepatan transformasi justru berpotensi menghadirkan persoalan baru yang dapat menghambat kinerja korporasi dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Terkini

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:36 WIB

Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal

Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:34 WIB

Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan

Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:33 WIB

Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener

Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:29 WIB

Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar

Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:28 WIB

Peneliti Ungkap Dua Ancaman Besar Ketahanan Pangan Indonesia, Apa Saja Itu?

Peneliti Ungkap Dua Ancaman Besar Ketahanan Pangan Indonesia, Apa Saja Itu?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:13 WIB

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:07 WIB

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB