FIFA akan meminta setiap negara di dunia untuk menamai stadion dengan nama Pele. Hal itu diungkapkan langsung oleh Gianni Infantino.
Legenda Brasil itu meninggal dunia pekan lalu pada usia 82 tahun, dan Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengungkapkan satu cara dia akan meminta negara-negara untuk memberikan penghormatan.
Dalam pernyataannya tersebut, Gianni Infantino meminta kepeada setiap negara untuk menamai salah satu stadion sepak bola mereka dengan nama Pele.
"Kami juga akan meminta setiap negara di dunia untuk menamai salah satu stadion sepak bola mereka dengan nama Pele," ungkap Presiden FIFA, Gianni Infantino dilansir dari The Sun (03/01/2023).
Permintaan itu datang saat para pelayat berbaris di jalan-jalan di luar stadion sepak bola Santos untuk memberikan penghormatan yang merupakan bagian dari pemakaman Pele dilakukan di stadion.
Peti matinya telah ditempatkan di tengah lapangan dan para penggemar bisa memberikan penghormatan selama 24 jam sebelum dibawa melewati rumah ibu Pele yang berusia 100 tahun, Celeste.
Dari sana dia akan dibawa ke Memorial Necropole Ecumenica, di mana hanya anggota keluarga yang akan hadir. Bangunan tersebut berdiri di antara gedung pencakar langit dan hutan lebat.
Menurut Guinness Book of World Records, Memorial Necropole Ecumenica adalah kuburan vertikal tertinggi di dunia dengan 14 lantai dan 14.000 kubah. Di dalamnya juga berisi taman tropis yang mencakup kafe atap kecil, air terjun, dan museum mobil klasik.
Pele mendapatkan julukan The King karena sepanjang karirnya dalam sepak bola telah memenangkan tiga Piala Dunia bersama Brasil yakni pada tahun 1958 dan 1970, satu-satunya pemain dalam sejarah sepakbola yang mencapai prestasi tersebut.
Baca Juga: Profil dan Biodata Rozy Zay Hakiki, Mantan Suami Norma Risma yang Dikabarkan akan Nikahi Ibu Mertua