Beredar Video Diduga Barisan Pekerja China Bawa Sebilah Besi, Lanjut Bentrokan di PT GNI?

Suara Joglo

Selasa, 17 Januari 2023 | 13:28 WIB
Beredar Video Diduga Barisan Pekerja China Bawa Sebilah Besi, Lanjut Bentrokan di PT GNI?
barisan pekerja china bawa besi ([OnlyFrens/Twitter])

Baru-baru ini beredar sebuah video yang diduga para pekerja China yang tengah membawa besi runcing tengah berkumpul di suatu tempat. Terkait bentrokan di PT GNI?

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden berdarah kembali terjadi di kawasan pabrik nikel PT Gunbuster Nickel Industri atau PT GNI yang terletak di Morowali Utara, Sulawesi Tenggara.

Pada Sabtu (14/1/2023) lalu bentrokan pecah antara pekerja china dengan pekerja Indonesia di kawasan pabrik nikel tersebut. Selain sejumlah fasilitas terbakar, dikabarkan tiga orang tewas dalam bentrokan tersebut. 

Seusai terjadi bentrok, belakangan beredar sebuah video yang memperlihatkan pekerja China tampak berkumpul di sebuah lapangan. Mereka berbaris sambil membawa sebilah besi panjang. 

Dalam video yang diunggah akun @OnlyFrens tersebut terdengar teriakan dari si pengunggah video dalam bahasa asing. Sementara para pekerja yang hadir merespon teriakan itu dengan mengangkat tangan sambil mengepalkannya. 

"Wahh..TKA Chayna kok ngelunjak ya?" bunyi caption video itu seperti dikutip Selasa (17/1/2023).

Video itupun mendapat respon dari netizen. Salah seorang netizen menyebut bahwa itu video lama dan tidak terkait dengan bentrok yang terjadi di PT GNI beberapa waktu lalu.

"Video lama ini oom," kata seorang netizen.

Meski begitu tak sedikit pula yang merespon keberadaan video itu dengan amarah lantaran dilatarbelakangi bentrok yang terjadi di PT GNI akhir pekan lalu. 

Sementara itu terkait bentrokan yang terjadi di kawasan pabrik nikel PT GNI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemarin telah menyatakan bahwa terdapat puluhan orang yang diamankan atas kasus itu. Dari jumlah itu sebanyak 17 orang sudah berstatus tersangka. 

"Sebanyak 17 orang saat ini ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Kapolri meluruskan bahwa bentrokan yang pecah di kawasan smelter PT GNI itu berawal dari ajakan mogok kerja disertai pemaksaan. 

Ajakan itu kemudian disambut penolakan oleh sejumlah TKI dan TKA dimana mereka masih ingin tetap bekerja. Penolakan inilah yang kemudian berakhir dengan pecahnya bentrokan.

"Peristiwa yang terjadi awalnya ada ajakan mogok dari karyawan yang kemudian di situ menimbulkan pro dan kontra," terang Listyo.

"Kemudian ada upaya pemaksaan hingga disitulah ditolak. Kemudian terjadi peristiwa bentrokan lalu diviralkan dan diprovokasi dengan narasi terjadi pemukulan TKA terhadap TKI," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganggu Pertahanan dan Keamanan Negara, Jokowi Diminta Moratorium TKA dan Perusahaan Nikel China

Ganggu Pertahanan dan Keamanan Negara, Jokowi Diminta Moratorium TKA dan Perusahaan Nikel China

Sulsel | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:41 WIB

Jokowi Minta Pelaku Kerusuhan di Kawasan Industri PT GNI Morowali Utara Ditindak Tegas!

Jokowi Minta Pelaku Kerusuhan di Kawasan Industri PT GNI Morowali Utara Ditindak Tegas!

News | Senin, 16 Januari 2023 | 19:28 WIB

Kerusuhan hingga 3 Orang Tewas, Pabrik Smelter PT GNI di Morowali Kembali Beroperasi Besok

Kerusuhan hingga 3 Orang Tewas, Pabrik Smelter PT GNI di Morowali Kembali Beroperasi Besok

News | Senin, 16 Januari 2023 | 19:09 WIB

Terkini

Sandiwara Kursi Roda Kakak: Jadi Tersangka Pembunuh Adik di Jombang, Mendadak Lumpuh Saat Diperiksa

Sandiwara Kursi Roda Kakak: Jadi Tersangka Pembunuh Adik di Jombang, Mendadak Lumpuh Saat Diperiksa

Jatim | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45 WIB

Film Frankenstein: Dongeng Kelam Mengenai Kesepian dan Penolakan

Film Frankenstein: Dongeng Kelam Mengenai Kesepian dan Penolakan

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45 WIB

3 Sunscreen SKIN1004 untuk Kulit Berminyak dan Mudah Berjerawat, Bye Kulit Kilang Minyak!

3 Sunscreen SKIN1004 untuk Kulit Berminyak dan Mudah Berjerawat, Bye Kulit Kilang Minyak!

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:43 WIB

Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis

Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis

Bekaci | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:40 WIB

Teror Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman, Kimmich Ungkap Kecemasan Pemain

Teror Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman, Kimmich Ungkap Kecemasan Pemain

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:40 WIB

Simple but Classy, 4 OOTD French Casual ala Hyeri yang Selalu Jadi Andalan!

Simple but Classy, 4 OOTD French Casual ala Hyeri yang Selalu Jadi Andalan!

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:40 WIB

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:39 WIB

Lubang Tambang Emas Ilegal di Aceh Jaya Longsor, 3 Tewas dan 4 Orang Terluka

Lubang Tambang Emas Ilegal di Aceh Jaya Longsor, 3 Tewas dan 4 Orang Terluka

Sumut | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:37 WIB

Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar

Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:37 WIB

Lampung Diproyeksi Jadi Kawasan Industri Bioethanol Nasional

Lampung Diproyeksi Jadi Kawasan Industri Bioethanol Nasional

Lampung | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:36 WIB