Kuliti Pernyataan Cak Nun Soal Jokowi Firaun, Gus Abbas Tegas Ingatkan: Anda Bukan Ulama, Jangan Berfatwa

Suara Joglo

Senin, 23 Januari 2023 | 12:48 WIB
Kuliti Pernyataan Cak Nun Soal Jokowi Firaun, Gus Abbas Tegas Ingatkan: Anda Bukan Ulama, Jangan Berfatwa
Gus Abbas soroti pernyataan Cak Nun soal Jokowi Firaun ([Saung Annadwah Channel / YouTube])

Pernyataan Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun yang menganalogikan Jokowi serupa Firaun dalam waktu belakangan mendapat sorotan tajam. Salah satunya dari KH Muhammad Abbas Billy Buntet Cirebon atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Abbas

Seperti diberitakan sebelumnya, Cak Nun sempat membuat geger publik setelah dalam kajian Maiyah yang digelar di Bangbang Wetan, Surabaya beberapa waktu lalu menyentil pemerintahan saat ini. 

Saat itu, Cak Nun menyebut Jokowi serupa Firaun kemudian Luhut Binsar Pandjaitan perlambang Haman dan pengusaha Anthony Salim serupa Qorun. 

"karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga terus Haman yang namanya Luhut. "Negara kita itu sesempurna dicekel cek wis gaono bocor-bocore oleh Firaun Haman dan Qorun  itu seluruh sistem perangkat alat-alat politiknya sudah dipegang mereka semua, kon milih sopo wae ngko wis ono sik menang, nah itu dewasa tegak monggo tapi pokoknya....," ucapnya.

Pernyataan Cak Nun itupun membuat gaduh. Sejumlah tokoh hingga ulama memberikan responnya terkait Jokowi yang dianalogikan serupa Firaun. Salah satunya dari ulama Gus Abbas Buntet Cirebon.

Dikutip dari channel YouTube Saung Annadwah Channel bertajuk Klarifikasi Cerdas Gus Abbas tentang Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, ia menyayangkan pernyataan yang bernada menjelekkan sesama umat muslim itu keluar dari mulut Cak Nun.

Peryataan Cak Nun itu dianggap melenceng dan fatal dari segi agama. Bahkan dengan pengaruhnya yang besar berpotensi meracuni rakyat.

"Dilihat dari tataran agama salah, menganalogikan Jokowi dengan firaun itu kesalahan fatal. Segi agama kan Jokowi muslim, firaun kafir. Itu melenceng. Itu bisa menimbulkan asumsi yang kurang bagus dan meracuni rakyat dalam hal berdemokrasi secara sehat. Kita boleh beda pendapat tapi tidak boleh menjelek-jelekkan apalagi mohon maaf memberi julukan yang tidak pantas. Itu sangat dilarang oleh agama," terangnya seperti dikutip Senin (23/1/2023).

Ia menerangkan bahwa seseorang yang memberi julukan kepada orang yang dibenci itu termasuk orang yang munafik.

"Kata Imam Jalaluddin Al Mahali siapa yang memberi julukan kepada orang yang dibenci itu termasuk orang yang di dalam hatinya ada titik kemunafikan," ucapnya. 

"Saya tidak suka ada julukan ada cebong kadrun dan kampret, itu jangan. Allah saja memanggil kita dengan panggilan yang begitu baik dan indah, tapi kenapa kita memanggil sesama muslim dengan panggilan yang kurang baik. Itu jauh dari kebijaksanaan, dan jangan kalian tiru," imbuhnya. 

Ia meminta Cak Nun untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata sebab dirinya bukanlah ulama yang bisa berfatwa. Gus Abbas berharap melalui kajian Maiyahnya Cak Nun justru bisa lebih fokus dalam mensyiarkan pembenahan moral dan akhlak.

"Saya minta ke Cak Nun ajang maiyah jadi pembenahan moral dan akhlak. Jadi bagaimana? Cak Nun harus mengerti bagaimana tentang berakhlak, bagaimana tentang mengucap sesuatu, karena mohon maaf Cak Nun itu bukan ulama beliau budayawan," ujarnya. 

"Boleh bicara masalah agama, boleh bicara akhlak tapi ingat jangan fatwa, karena itu urusan mufti urusannya ulama. Seumpama tidak tahu Al Quran, hadits lalu bicara quran dan hadits lalu fatwa, yang ada itu yang timbul bukan dakwah tapi syaiton," tegasnya. 

Cak Nun sendiri setelah pernyataan Jokowi Firaun viral, segera merespon dengan minta maaf. Ia bahkan mengaku ketika pernyataan itu terucap dirinya tengah kesambet. 

"Saya minta maaf kepada semua yang terciprat menjadi tidak enak atau menjadi menderita atau menjadi apapun oleh ucapan saya itu," ucapnya saat momen Mocopat Syafaat dan Tawashshulan di Kasihan, Bantul beberapa waktu lalu..

"Kita harus memahami bahwa hidup kita nomor satu adalah ruh kita. Maka kita mulai tahun 2023 aktivasi ruh itu dan di puncak aktivasi ruh itu saya sendiri yang diberi ujian oleh Allah. Jadi ketika sedang indah-indahnya Maiyah, ketika sedang puncak-puncaknya hidayah Allah menabur ke Maiyah itu saya sendiri yang terpeleset. Artinya saya dikasih ujian oleh Allah yang luar biasa, meneng-meneng aku ki ngomong hal Firaun coba. Dan itu saya kesambet," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Bilang Cak Nun Manusia Raksasa Indonesia, Endingnya Malah Dibully

Fadli Zon Bilang Cak Nun Manusia Raksasa Indonesia, Endingnya Malah Dibully

Joglo | Kamis, 19 Januari 2023 | 12:31 WIB

Semua Karena Firaun! Bukan Cuma Jokowi dan Cak Nun, Anies Baswedan Juga Pernah Dibully

Semua Karena Firaun! Bukan Cuma Jokowi dan Cak Nun, Anies Baswedan Juga Pernah Dibully

Joglo | Rabu, 18 Januari 2023 | 17:43 WIB

Heboh Soal Firaun di Twitter, Denny Siregar: Hanya di Jaman Jokowi, Seorang Cak Nun Sampai Kesambet

Heboh Soal Firaun di Twitter, Denny Siregar: Hanya di Jaman Jokowi, Seorang Cak Nun Sampai Kesambet

Joglo | Rabu, 18 Januari 2023 | 14:32 WIB

Terkini

Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini

Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini

Bali | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:50 WIB

Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026

Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:49 WIB

Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh

Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:46 WIB

Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026

Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:41 WIB

Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi

Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:40 WIB

Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain

Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:35 WIB

Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara

Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara

Bali | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur

Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:32 WIB

Sering Duduk Terlalu Lama? Ini 3 Skrining Urologi Wajib Dilakukan Pria Sebelum Usia 40

Sering Duduk Terlalu Lama? Ini 3 Skrining Urologi Wajib Dilakukan Pria Sebelum Usia 40

Sulsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:26 WIB