Putera Siregar yang sempat mangkir dari sidang pertama mediasi dengan Septia Yetri akhirnya menghadiri sidang kedua yang dijadwalkan pada Selasa, (25/1/2023) kemarin.
Hasil dari sidang mediasi tersebut memutuskan bahwa keduanya akan berdamai dan kembali membina rumah tangga.
Keinginan rujuk Putera Siregar disebut telah disetujui oleh Septia dengan beberapa syarat yang menurut pertimbangan pengusaha PS Store itu cukup berat.
Sebelum akhirnya diputuskan, beredar sebuah video yang menunjukkan sosok Putera Siregar menangis di dalam ruang sidang.
“Alhamdulillahnya Septia-nya mau gitu, sayanya juga apa lagi, ya kan. Terus ya ini persyaratannya lumayan,” tutur Putera Siregar, dikutip dari unggahan TikTok @YozDifitra, Rabu (25/1/2023).
Adapun catatan pernyaratan tersebut adalah keinginan Septia agar suaminya bisa berperilaku lebih baik ke depannya. Septia juga menginginkan agar segala hal yang akan dilakukan Putera Siregar harus seizinnya.
Lebih dari itu, Septia pun menginginkan kejelasan aset. Bahkan, aset-aset Putera Siregar yang ia duga tak diketahui istrinya pun harus dibuka secara gamblang di antara keduanya.
“Yang kedua, tidak KDRT, paling banyak sih itu aset. Semua aset dibuat. Di sini juga dikatakan untuk ke depannya tidak ada perselingkuhan atau ini dan sebagainya,” ungkapnya.
Namun, Putera Siregar sendiri sempat diminta oleh mediatornya agar kembali memikirkan permintaan penggugat, dalam hal ini Septia, sebelum menandatanganinya.
Baca Juga: Nopek Novian Singgung Konten Pamer Kekayaan LesLar, Netizen: Cari Masalah
“Takutnya sesutau menyulitkan kamu ke depannya,” tutur Putera Siregar menjelaskan ungkapan sang mediator.
Mengenai hal tersebut, pihak Septia Yetri menyebutkan bahwa tuntutan persyaratan tersebut tidak memberatkan.
“Kalau misalkan Mas Putera Siregar berpikir dengan bijak gitu ya, semua yang Mbak Septi minta ini adalah untuk kepentingan bersama, kok. Bukan untuk kepentingan Mbak Septi sendiri, dan itu berdampak pada anak-anak,” ujar kuasa hukum Septia.