Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:54 WIB
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
Kereta api (KA) melintasi jalur di wilayah Daop 6 Yogyakarta [Suara.com/ANTARA/HO-Daop 6 Yogyakarta]
  • KAI dinilai jadi benchmark layanan publik berstandar global.
  • Inovasi digital dan kenyamanan pelanggan dorong kepercayaan publik.
  • Fasilitas dan layanan KAI jadi inspirasi berbagai sektor pelayanan.

Suara.com - Transformasi besar yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam beberapa tahun terakhir tak hanya mengubah wajah transportasi publik nasional. Konsistensi menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berorientasi pada pelanggan membuat KAI kini menjadi rujukan berbagai sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi Darat, Djoko Setijowarno, menilai keberhasilan KAI merupakan salah satu contoh nyata bagaimana perusahaan pelat merah mampu membangun standar layanan yang kompetitif hingga setara dengan negara-negara maju.

Hal itu disampaikan Djoko dalam podcast bertajuk "Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia, Sudah Setara Global!" yang ditayangkan Marketeers TV.

"Konsistensi dalam menghadirkan layanan berkualitas membuat banyak perusahaan menjadikan KAI sebagai sumber inspirasi, tidak hanya perusahaan transportasi," kata Djoko.

Menurutnya, keberhasilan KAI tidak hadir secara instan. Berbagai pembenahan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari peningkatan kualitas perjalanan, penguatan sistem operasional, hingga digitalisasi layanan yang memudahkan pelanggan.

Djoko bahkan menilai kualitas layanan transportasi publik di Indonesia saat ini sudah mampu bersaing dengan sejumlah negara maju. Salah satu indikatornya adalah kedisiplinan pengguna transportasi publik yang terus meningkat dan mendukung terciptanya sistem yang tertib.

Ia mencontohkan, di beberapa kota besar dunia seperti Paris masih ditemukan praktik penumpang yang menerobos pintu masuk untuk menghindari pembayaran tiket. Sebaliknya, fenomena serupa relatif jarang ditemukan di Indonesia.

"Kualitas layanan transportasi publik tidak hanya ditentukan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat yang menggunakannya," ujarnya.

Salah satu keunggulan yang menjadi sorotan adalah penyediaan fasilitas musala di berbagai stasiun KAI. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, keberadaan ruang ibadah yang bersih, nyaman, dan mudah diakses dinilai menjadi nilai tambah yang belum tentu ditemukan di negara lain.

"Stasiun perkotaan dengan fasilitas musala yang memadai kemungkinan hanya dapat ditemukan di Indonesia. Ini menunjukkan KAI memahami kebutuhan sosial dan budaya masyarakat," kata Djoko.

Tak hanya itu, KAI juga terus berinovasi melalui berbagai layanan berbasis digital. Salah satunya lewat fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI yang memungkinkan penumpang perempuan memilih kursi bersebelahan dengan sesama perempuan.

Fitur tersebut memanfaatkan integrasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendeteksi gender secara otomatis, sehingga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan kereta api antarkota.

Berbagai inovasi tersebut dinilai semakin memperkuat posisi KAI sebagai salah satu wajah transportasi publik Indonesia yang berdaya saing tinggi. Kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel pun terus meningkat seiring membaiknya kualitas layanan.

Djoko menambahkan, perkembangan transportasi publik di Indonesia, khususnya di Jakarta, kini telah menjadi benchmark bagi berbagai daerah. Menurutnya, Indonesia tidak selalu harus mencari contoh ke luar negeri karena sejumlah praktik pelayanan yang diterapkan saat ini sudah layak dijadikan acuan.

"Dalam konteks tersebut, layanan KAI menjadi bukti bahwa kualitas yang dibangun secara konsisten dapat berkembang dari sekadar sarana transportasi menjadi sumber inspirasi bagi berbagai sektor pelayanan publik di Indonesia," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir  ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:24 WIB

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB