Suara Joglo - Kembalinya Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman ke Indonesia cukup mengejutkan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia.
Seperti yang telah diketahui jika Egy Maulana Vikri lebih dulu bergabung bersama Dewa United beberapa hari kemudian Witan Sulaeman diperkenalkan oleh Persija Jakarta.
Sebelum kembali ke tanah air, keduanya sama-sama bermain di Liga Slovakia. Egy Maulana Vikri berseragam FC ViOn Zlaté Moravce sedangkan Witan Sulaeman di AS Trenín.
Kendati demikian, banyak yang menyinggung kepindahan mereka ke klub tanah air. Bahkan tidak jarang yang memperingati keduanya agar tidak menyesal layaknya pemain terdahulu, seperti Andik Vermansyah, Syamsir Alam, dan Alfin Tuasalamony.
Ketiga pemain tersebut mengungkapkan rasa penyesalannya karena telah menyia-nyiakan kesempatan untuk berkarir di luar negeri pada masa mudanya. Bahkan karir ketiga pemain tersebut secara perlahan menurun setelah memutuskan untuk kembali berkarir di Indonesia.
"Mampukah kalian berdua membuktikan untuk terus menanjak? Tidak berakhir seperti mereka terdahulu yang berakhir menurun dan ungkapkan penyesalan?" Tanya salah seorang netizen.
"Sebenernya mau main dimana aja terserah . Kalau liga kita bagus . Liga lagi ancur" nya malah pulang hmmm. Ya semoga tidak menyesal di kemudian hari," ungkap netizen yang lain.
"Sekarang kita dukung dulu ajh pilihan mereka, semoga pilihan yg tepat. Kalo pun nanti mereka gagal seperti terdahulu. Toh nanti posis mereka di timnas akan tergantikan juga sama yg lebih muda apalagi mungkin yg pemain keturunan kita gak tau kan," ucap netizen lainnya.
"Ngapain nyesel? Di indo duit banyak,deket dengan keluarga,followers ig jutaan ditambah jika main bagusan dikit bakalan dipuja-puja. Nggak ada yang perlu disesalkan," sindir netizen satunya.
Baca Juga: Dugaan Korupsi di Kemenhan, KPK Periksa Pensiunan Terkait Pengadaan Kapal TNI