Suara Joglo - Baru-baru ini beredar sebuah rekaman video CCTV di grup-grup WhatsApp penculikan seorang bocah. Dalam narasinya, si bocah disebut-sebut dibius lalu dimasukkan ke dalam karung.
Peristiwa ini juga disebut-sebut terjadi di Wisma Asri Bekasi Jawa Barat. Dalam narasi video yang viral itu, konten kreatornya juga meminta masyarakat agar berhati-hati dan tetap mengawasi anaknya secara ketat.
"Video kamera CCTV merekam penculikan anak maein sendirian dibius dan dimasukkan dlm karung terjadi di wisma asri bekasi berhati2lah yg punya anak jangan kasih maen jauh2 dan main diawasin.."
Video ini juga sempat diunggah ke Facebook oleh akun Chandra Nur Alam Yanuar pada tanggal 30 Januari 2023. Ia membagikan sebuah video ke dalam grup facebook Video Indo Viral dengan narasi yang menyatakan bahwa telah terjadi penculikan anak dengan cara dibius dan dimasukkan dalam karung di Wisma Asri Bekasi.
Namun berdasar penelusuran cekfakta.com, ternyata video itu tidak benar. Ini setelah mengutip sejumlah pemberitaan media massa, mulai dari detik.com sampai tempo.co.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Arwan, dikutipd ari detik.com, menyebut narasi dalam video tersebut tidak benar. Belum diketahui di mana dan kapan kejadian dalam video itu terjadi. Namun Ia memastikan kalau peristiwa itu bukan di Bekasi Utara.
Arwan meminta warga untuk terlebih dahulu mengecek kebenarannya sebelum menyebarkan video itu. Dikutip dari tempo.co, Kapolres Bekasi Kombes Polisi Hengki mengatakan, berdasarkan penyelidikan tim siber kepolisian, video tersebut sudah beredar di berbagai platform media sosial sejak 2020 silam.
Video tersebut diduga muncul kembali bersamaan dengan maraknya isu penculikan belakangan ini. Video tersebut identik dengan video yang diunggah oleh channel youtube resmi Tribun Timur dengan judul "VIDEO Detik-detik Penculikan Anak di Teras Rumah, Dibius dan Dimasukkan Karung" yang diunggah pada 16 Oktober 2020.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa rekaman CCTV penculikan anak dengan cara dibius dan dimasukkan dalam karung di Wisma Asri Bekasi tidak terbukti dan termasuk ke dalam konteks yang salah.
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo. Faktanya video tersebut sudah beredar di berbagai platform media sosial sejak 2020 silam dan peristiwa tersebut bukan terjadi di Bekasi Utara.