Persebaya Sewot, Tegaskan Marselino Tak Ada Hubungannya Dengan Shin Tae-yong

Suara Joglo

Kamis, 09 Februari 2023 | 16:14 WIB
Persebaya Sewot, Tegaskan Marselino Tak Ada Hubungannya Dengan Shin Tae-yong
Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan, dan Shin Tae-yong. (Instagram.)

Suara Joglo - Baru-baru ini Shin Tae-yong bikin gaduh, terutama bagi masyarakat Surabaya. Ini terkait dengan nasib Marselino Ferdinand. Shin berkirim surat ke klub baru Marselino Ferdinan di Belgia, KMSK Deinze, untuk mengizinkan sang pemain ikut ke TC Timnas Indonesia U-20.

Padahal, Marselino sendiri baru saja bergabung dengan Deinze pada pekan lalu dan kini masih di Belgia untuk beradaptasi dengan lingkungan di sana. Pemanggilan ini menuai kontroversi karena dianggap bakal menghambat karier Marselino di Eropa. Pasalnya, Marselino belum melakoni debut buat Deinze.

Belakangan Persebaya Surabaya angkat bicara. Manajer Persebaya Yahya Alkatiri, mengatakan kalau Marselino Ferdinand bukan milik Timnas Indonesia, ataupun coach Shin Tae-yong. Ia menjelaskan, Marsel ke Belgia karena kualitasnya.

"Ini yang harus diluruskan semuanya, Marsel itu adalah milik Persebaya, bukan punya STY, bulan punya Timnas atau PSSI. Dia itu miliknya Persebaya," ujar Yahya, Kamis (9/2/2023).

Menurut dia, kesempatan keberangkatan dari Marsel ke luar negeri sendiri, bukan dikarenakan Shin Tae-yong, namun dikarenakan kualitas Marsel yang sudah matang sejak di Persebaya.

"Jadi ketika dia di luar negeri, hubungannya klub dengan klub, tidak ada urusan STY atau siapapun. Kalau Marsel tidak mendapat izin dari Persebaya, dia tidak akan bisa berangkat ke Persebaya, tapi kalau dapat izin dari Persebaya ya sudah selesai," ujarnya menambahkan.

"Ini yang sering terjebak di sini, nanti dikira ada STY, Marsel itu sebelum ada STY sudah bersinar di Persebaya, itu yang harus diketahui, dia sudah main di EPA sejak umur 14 tahun, semua pembinaan dilakukan di Persebaya, dan semuanya melalui sistem kompetisi, bukan TC jangka panjang, makanya dia cepet untuk berkembang," katanya.

Persebaya juga mengkritisi TC jangka panjang, yang dilakukan oleh Shin Tae-yong pada para pemain Timnas. Bahkan, tim yang berjuluk Bajol Ijo ini mengimbau, agar ada evaluasi dalam program itu, karena hasil dari kompetisi lebih matang dibandingkan dengan TC jangka panjang.

"Kalau dari kami, TC jangka panjang ini harus dievaluasi total, kita sudah beberapa tahun TC jangka panjang, tapi hasil maksimal ada di tahun 1991, Timnas ya, ini yang harus diperbaiki itu kualitas kompetisi, orang (pemain) yang mateng dari TC-TC itu, tak akan sematang di kompetisi, contohnya Persebaya," jelasnya.

Yahya menjelaskan, jika ada beberapa pemain Persebaya sudah matang, meskipun masih dalam usia muda, seperti halnya Marselino Ferdinand.

"Kenapa pemain muda di Persebaya bisa cepet naik? Ya karena pemain-pemain muda Persebaya ini digemblengnya di kompetisi internal, yang itu di klub lain enggak ada," ungkapnya.

Kalaupun ada tim yang melepaskan para pemain mudanya untuk TC jangka panjang, menurut Yahya memang pemain tersebut masih kurang jam bermainnya, sehingga butuh pengalaman lebih.

"Dia yang tidak mendapatkan menit play di tim senior mungkin bisa dilepas, kalau mendapatkan menit play di tim senior ya jangan lah, karena dia akan matang di kompetisi nantinya," ucap Yahya.

Menurut Yahya, ada pembodohan dalam training center jangka panjang, dan semestinya Shin Tae-yong harus berdiskusi dengan tim-tim yang berkompetisi di Indonesia.

"Menurut saya itu tanggapan yang salah, justru cara-cara yang pembodohan-pembodohan TC jangka panjang inilah yang harus diberantas. Ayo ketemu dengan klub dan diskusi, Shin Tae Yong juga mengerti kok, kalau TC jangka panjang itu enggak efektif," terangnya.

Bahkan dalam hal ini, Yahya berkaca pada pelatih asal Portugal Mourinho, perihal TC jangka panjang.

"Di seluruh dunia cara itu sudah ditinggalkan, ada namanya masalah pemanggilan pemain di FIFA. Kalau kita lihat kita tau lah, itu bukan rahasia umum, kalau kita lihat cuma sibuk dengan TC-TC nya aja, harusnya Mourinho saat ditawari Timnas Portugal," katanya.

"Dia mengatakan dia masih ingin melatih tiap hari, makanya dia ada di klub. Kalau kamu melatih tiap hari, kamu jadi pelatih klub, jangan jadi pelatih Timnas. Kalau di Timnas itu kamu scouting, terus melatih racikannya seperti apa, kamu gabung orang yang sudah matang di kompetisi, mungkin itu yang paling baik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Dampak Negatif bagi Marselino Ferdinan jika Nekat Ikut TC Timnas Indonesia U-20

3 Dampak Negatif bagi Marselino Ferdinan jika Nekat Ikut TC Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:56 WIB

Ledek Shin Tae-yong, Manajer Bajol Ijo Yahya Alkatiri: Marsel Itu Milik Persebaya, Bukan Timnas

Ledek Shin Tae-yong, Manajer Bajol Ijo Yahya Alkatiri: Marsel Itu Milik Persebaya, Bukan Timnas

Jatim | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:54 WIB

Dua Calon Timnas Indonesia FIFA Matchday Maret 2023, Ini Penilaian Netizen

Dua Calon Timnas Indonesia FIFA Matchday Maret 2023, Ini Penilaian Netizen

Joglo | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:48 WIB

Shin Tae-yong Perlu Lirik Samuel Agung Marcello, Bisa Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia U-20

Shin Tae-yong Perlu Lirik Samuel Agung Marcello, Bisa Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 14:28 WIB

Terkini

Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan

Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda

Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:01 WIB

Kejati Sulsel Geledah Dinas Pendidikan, Kadisdik: Kami Kooperatif!

Kejati Sulsel Geledah Dinas Pendidikan, Kadisdik: Kami Kooperatif!

Sulsel | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:01 WIB

Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik

Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:00 WIB

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:00 WIB

Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko

Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:00 WIB

Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?

Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:58 WIB

MacBook Neo 2026 Resmi Hadir, Laptop Apple Murah dengan Layar Liquid Retina

MacBook Neo 2026 Resmi Hadir, Laptop Apple Murah dengan Layar Liquid Retina

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB