Suara Joglo - Belakangan ini, keluarga Ruben Onsu, khususnya kedekatan antara Sarwendah dan putra angkatnya, Bertrand Peto, acap kali menjadi bahan perbincangan warganet.
Lantaran persoalan itu, tak sedikit warganet yang lantas membully putra Ruben yang kerap disapa Onyo tersebut. Tak tinggal diam, menyikapi polemik tersebut, bapak tiga anak itu pun telah memberikan surat somasi terbuka untuk warganet.
Namun, tak mempan lagi disomasi, Ruben Onsu lantas mengusut dan membuat laporan terhadap netizen yang dengan sengaja menggiring opini miring tentang anaknya itu.
“Karena capek ya, banget sebenernya. Cuma penggiringan opini hingga akhirnya bisa membunuh karakter seseorang, “ ungkap Ruben Onsu kepada awak media, Senin (13/2/2023).
Ruben menuturkan, dirinya telah diminta bersabar oleh kuasa hukumnya. Pihaknya pun telah melakukan berbagai upaya agar netizen tersebut mau meminta maaf dan tak mengulangi perbuatannya.
Namun, bapak 39 tahun itu justru mendapati sang netizen lebih liar untuk menggiring opini publik. Hal itu membuatnya tak lagi sabar dan membuat laporan ke Polda Metro Jaya.
“Saya nggak kuat lagi memendam ini. Anak saya juga semakin besar, dia mau kemana batasannya, berteman pun dia akhirnya punya keterbatasan itu. Sehingga, rasa takut, insecure, pasti ada nggak? Pasti,” imbuhnya.
Meski tak tampak secara fisik, lanjut Ruben, akan tetapi ia mengerti perasaan Onyo dan Sarwendah melalui gelagat mereka yang menunjukkan rasa ketidaknyamanan.
Bahkan, semenjak gosip tentang dirinya dan sang anak beredar, Sarwendah lebih memilih untuk tinggal di rumah dibandingkan ikut hadir bersama sang suami.
Baca Juga: Boy William Ragu Tembak Ayu Ting Ting: Gue Bakalan Diterima Nggak Yah?
“Pelaku ini kayaknya bukan lahir dari rahim manusia gitu ya, sehingga seorang wanita yang dikatain sama dia seperti itu, dia tidak pikir dampaknya,” tutur Ruben Onsu.
“Minimal yang saya lakukan ini, anak-anak saya lihat saya melakukan pembelaan untuk keluarga saya, gitu. Mau apapun nanti hasilnya ya, saya melakukan yang terbaik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ruben sendiri enggan untuk berdamai dengan sang haters ketika sudah berada di titik tersebut.
“Nggak ada ya, damai-damai. Maling laptop aja gua kejar terus, nggak ada istilah damai-damai. Ntar aja deh,” ujar Ruben.