Mochamad Iriawan resmi pamit sebagai Ketua Umum PSSI. Pamitan itu diucapkan sosok yang akrab disapa Iwan Bule dalam sambutan KLB PSSI yang digelar di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (16/2/2023) pagi.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberinya kesempatan menjadi Ketua Umum PSSI selama 3 tahun 3 bulan.
"Saya berterima kasih diberi kesempatan untuk menjadi bagian pengembangan organsisasi PSSI. Kemudian juga turut serta membangun timnas yang menjadi kebanggaan kita semua," kata Iwan Bule dalam sambutan yang mendapat sambutan meriah dari peserta KLB PSSI.
Salah satu hal membanggakan yang dirinya jalani selama memimpin PSSI adalah turut membawa Timnas Indonesia dan Timnas U-20 lolos ke Piala Asia.
"Saya bangga dan terima kasih bisa mendampingi Timnas Senior sampai Timnas U-20 melangkah ke Asia yang sudah lama tidak pernah tercapai. Rangking (FIFA) juga terus naik," jelas dia.
"Kami juga bisa menjalankan kompetisi dalam situasi yang sulit yakni pandemi Covid-19," tambahnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga mengucapkan permintaan maaf apabila melakukan kesalahan selama menjabat Ketua Umum PSSI.
"Selamat melaksanakan KLB semoga menghasilkan ketua umum terbaik, totalitas, dan tidak pernah lelah mengurus sepak bola Indonesia," jelas Mochamad Iriawan.
Sementara itu, Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI, Amir Burhanudin menjelaskan terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum PSSI serta Wakil Ketua hingga anggota komite eksekutif (EXCO). Berikut penjabarannya.
"Untuk proses pemilihannya setiap posisi dari ketua umum, wakil ketua umum, hingga anggota Exco PSSI akan dilakukan terpisah," kata Amir Burhanudin.
Amir Burhanudin mengatakan bahwa voters atau pemilik suara untuk KLB PSSI kali ini berjumlah 87.
Mereka terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi, 18 Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 Liga 3, Federasi Futsal Indonesia, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia.