Catat! NU Melarang Keras Pembangunan Kijing Kuburan di Pemakaman Umum

Suara Joglo | Suara.com

Rabu, 22 Februari 2023 | 17:49 WIB
Catat! NU Melarang Keras Pembangunan Kijing Kuburan di Pemakaman Umum
Ilustrasi kuburan atau komplek makam (Suara.com)

Suara Joglo - Beberapa waktu lalu gaduh perusakan kijingan makam dan nisan di area pemakaman umum di Kabupaten Blitar Jawa Timur ( Jatim ). Polisi telah memeriksa sejumlah orang terkait kasus itu.

Kasus ini menuai respons dari berbagai kalangan. Sebab, membangun kijingan di makam umum itu sama dengan memakan hak orang lain. Berbeda dengan membangun kijingan di makam khusus, makam keluarga, atau komplek makam bukan untuk umum.

Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH Abdullah Syamsul Arifin pun merespons fenomena ini. Ia mengkritisi masalah itu, terutama pembangunan kijingan makam ini.

"Jadi itu bukan hanya tradisi Jawa, tapi tradisi muslim di seluruh dunia. Tapi dengan catatan itu: bukan di pemakaman umum. Kalau di pemakaman umum memang tidak boleh (dikijing), karena itu mengganggu atau mengambil hak orang lain untuk pada suatu saat dimakamkan di tempat itu," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (22/02/2023).

Lebih lanjut Gus Aab menjelaskan, pembangunan kijing biasanya dilakukan di makam orang-orang berstatus sosial terhormat, seperti sultan, raja, dan para ulama. 

"Pada periode awal Islam, (makam) dibikin rata dengan tanah, tidak dibuat gundukan, tapi ada tandanya bahwa ini makam Si A, si B, dan si C," katanya.

"Saya mengunjungi beberapa petilasan atau makam para nabi yang masih bisa ditemukan jejaknya rata-rata sudah dikijing hari-hari ini. Saya sempat ke makam Nabi Yusak di Lebanon. Makam itu sudah pakai kijing yang besar," kata Gus Aab.

Kijing makam baru boleh dibuat di atas tanah pribadi dengan tidak boleh melampaui batas yakni berhias di luar kewajaran. "Tapi banyak pendapat mengatakan, kebolehannya mendekati kemakruhan," katanya.

"Tidak sampai pada makruh tahrim (perbuatan terlarang yang ditetapkan oleh dalil yang mengandung multitafsir, red), tapi makruh tanzih (jenis makruh yang perlu ditinggalkan menurut anjuran syariat, red)," kata Gus Aab.

Bagaimana jika di atas tanah pemakaman umum? “Hukumnya haram,” kata Gus Aab.

Hal ini dikarenakan, saat jasad sudah hancur, tanah makam seseorang bisa saja digunakan untuk memakamkan jenazah yang lain pada masa mendatang. “Kalau itu dikijing kan artinya menguasai kepemilikan orang banyak yang sama-sama berhak untuk (dimakamkan) di situ,” kata Gus Aab.

Perusakan kijing sempat terjadi terhadap 56 nisan di tempat pemakaman umum lingkungan Glondong Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pertengahan Februari 2023. 

"Saya kurang tahu persis kasus di Blitar seperti apa. Tapi kalau memang kijing ada di pemakaman umum, memang harus dibongkar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Fakta Aliran Kepercayaan di Tangerang: Ritual Dijilat Anjing Hitam, Baca Istighfar Dibalik

8 Fakta Aliran Kepercayaan di Tangerang: Ritual Dijilat Anjing Hitam, Baca Istighfar Dibalik

News | Kamis, 16 Februari 2023 | 20:35 WIB

Bikin Kuburan Palsu dalam Ruangan, Jemaah Aliyudin di Tangerang Dibina MUI

Bikin Kuburan Palsu dalam Ruangan, Jemaah Aliyudin di Tangerang Dibina MUI

News | Rabu, 15 Februari 2023 | 20:53 WIB

Serem! Rumah Warga Tuban Ini Berada di Tengah Pemakaman

Serem! Rumah Warga Tuban Ini Berada di Tengah Pemakaman

| Selasa, 14 Februari 2023 | 15:57 WIB

5 Fakta Human Composting, Konsep Pemakaman yang Ubah Tubuh Jadi Kompos

5 Fakta Human Composting, Konsep Pemakaman yang Ubah Tubuh Jadi Kompos

Your Say | Kamis, 02 Februari 2023 | 20:47 WIB

Terkini

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Belum Ada Pembatasan, Bahlil Persilahkan Masyarakat Bebas Beli BBM Subsidi

Belum Ada Pembatasan, Bahlil Persilahkan Masyarakat Bebas Beli BBM Subsidi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:48 WIB

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:47 WIB

Duh! Atap di Pintu Gapit Kulon Keraton Solo Ambrol, Ditemukan Ada Tembok yang Retak

Duh! Atap di Pintu Gapit Kulon Keraton Solo Ambrol, Ditemukan Ada Tembok yang Retak

Surakarta | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:46 WIB

Sheila Marcia dan Wina Natalia Kompak Melayat, Anji Ungkap Kedekatan Para Mantan dengan Ibunya

Sheila Marcia dan Wina Natalia Kompak Melayat, Anji Ungkap Kedekatan Para Mantan dengan Ibunya

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pemilik Mobil yang Dikeroyok Debt Collector di Kuta Ternyata Anggota Polisi

Pemilik Mobil yang Dikeroyok Debt Collector di Kuta Ternyata Anggota Polisi

Bali | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:46 WIB

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:44 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Panas! Salmafina Sunan Tegur Istri Taqy Malik usai Singgung Masa Lalu Perceraian

Panas! Salmafina Sunan Tegur Istri Taqy Malik usai Singgung Masa Lalu Perceraian

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:33 WIB