Suara Joglo - Stroke menjadi salah satu penyakit penyebab kematian utama bagi orang-orang lanjut usia. Ketika seseorang mengalami stroke, jarak dengan kematian bisa dibilang tipis.
Ini ternyata pernah dialami oleh aktor senior Tio Pakusadewo. Ia blak-blakan tentang pengalamannya terkena stroke. Peristiwa itu terjadi dua pekan sebelum Ia tertangkap dalam kasus narkoba.
Tio bahkan bercerita betapa ngerinya pengalaman hidupnya itu. Ia membuat pengakuan dirinya melihat sayap malaikat pencabut nyawa. Dia sampai berteriak-teriak meminta tolong dan merasa hidupnya bakal berakhir.
"Ketangkep yang kedua sebenarnya, sekitar dua minggu sebelum ketangkep lah, aku kena stroke, dan parkinson," katanya dikutip dari Channel Youtube TS Media, Kamis (9/03/2023).
Ia menggambarkan kondisinya saat itu. Otaknya waras, namun sama sekali tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Mata juga susah sekali dibuka meskipun sudah dipaksa-paksa.
"Otak lo waras, tapi lo paralize, lo gak bisa gerakin badan tapi otak lo jalan, kuping lo dengar gitu, tapi mata lo susah kebuka gitu, tapi lo tau apa yang terjadi, ngeri sih, gak bisa aku paksa," kata Tio.
Saat itu dia mengaku melihat sayap malaikat sebagai tanda kalau hidupnya bakal berakhir. Dia pun berteriak-teriak meminta tolong agar nyawanya tidak segera diambil.
"Waktu stroke itu gue udah liat sayap malaikat di pinggir sini nih, tapi gue teriak-teriak bilang gue minta jangan diambil sekarang plis, terus gue ngomong gitu," kata Tio Pakusadewo.
Entah keajaiban Tuhan atau bagaimana, untungnya Tio sempat menghubungi teman-teman dekatnya terkait kondisinya saat itu. "Sampai temen-temen gue dateng karena gue berhasil WhatsApp mereka, mereka lompat ngejebol rumah," ujar Tio.
Alhasil kerabatnya pun datang, dan berusaha untuk memberi tindakan pada Tio dengan menusuk salah satu anggota tubuhnya agar berdarah.
"Abis itu dateng tuh temen-temen, terus aku denger tuh ini musti diberdarahin tusuk, tusuk," ucap Tio sambil memperagakan.
Otomatis benda pertama yang dicari adalah jarum, namun karena tak ditemukan alhasil tusuk gigi pun dipakai oleh kerabatnya tersebut untuk menusuk bagian telinga Tio.
"Cari jarum, jarum, gak ada jarum, aku denger nih 'tusuk gigi aja tusuk gigi'," kata Tio.
"Kuping tuh ditusuk-tusuk, berdarah, dipencet-pencet," imbuhnya.
Setelah tindakan penyelamatan itu, akhirnya Tio pun dibawa ke rumah sakit khusus yang dapat menyembuhkan penyakitnya dalam waktu yang terbilang cepat.