Miris! Begini Kronologis Kasus Bocah Bacok Bocah di Blitar, Dipicu Olok-olokan

Suara Joglo

Kamis, 16 Maret 2023 | 15:45 WIB
Miris! Begini Kronologis Kasus Bocah Bacok Bocah di Blitar, Dipicu Olok-olokan
Ilustrasi borgol (Suara.com)

Suara Joglo - Beberapa waktu lalu masyarakat di Blitar Jawa Timur dihebohkan dengan kasus bocah bacok bocah. Akibat pembacokan itu, seorang bocah harus dirawat intensif di rumah sakit.

Usut punya usut, penyebab kasus memilukan itu ternyata gegara olok-olok. Kemudian pelaku emosi dan dendam lalu melampiaskannya dengan aksi kriminalitas tersebut. Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Puspitasari.

Ia menjabarkan hasil pemeriksaan terhadap NA, anak yang berkonflik dengan hukum (pelaku pembacokan). NA nekat melukai temannya dengan celurit di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Dari hasil pemeriksaan, Tika mengungkapkan, pelaku menangis usai melukai temannya, GA (13). NA yang masih duduk di sekolah dasar itu meluapkan emosi lantaran sering diolok-olok oleh korban.

Hasil penyelidikan dari dokter psikologis anak menyebutkan bahwa pelaku belum bisa mengontrol emosinya. Ia kemudian dendam dengan cara melampiaskannya dengan tindakan kekerasan tersebut.

Tika menambahkan, pelaku memang memiliki rasa dendam dan emosi setelah seringkali korban mengejek nama ayahnya. Hal itulah yang diduga menjadi penyebab pelaku nekat melakukan aksi penganiayaan terhadap rekannya sendiri.

"Kami juga sudah melakukan pemeriksaan psikologis dari tim dokter terhadap pelaku, menyebutkan bahwa pelaku dianggap Belum bisa mengendalikan emosi sehingga terjadi hal demikian secara spontan," kata Tika dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (16/03/2023).

"Pelaku langsung mengambil celurit dan melakukan penganiayaan dan bisa kami informasikan bahwa pelaku menangis usai melakukan aksi tersebut sebagai bentuk meluapkan emosinya," kata Tika menambahkan.

Pelaku yang menangis usai melakukan aksi penganiayaan terhadap rekannya tersebut juga diartikan di psikologi anak sebagai bentuk penyesalan. Tim penyidik juga tidak menemukan bahwa ada keinginan lain kecuali balas dendam akibat pelaku di olok-olok oleh korban.

baca juga

"Kami tidak menemukan keinginan lain kecuali emosi akibat diolok-olok oleh korban dari keterangan pelaku," imbuhnya.

Sementara itu status pelaku NA kini telah dinaikkan oleh Sat Reskrim Polres Blitar. NA kini menyandang status sebagai anak yang berkonflik dengan hukum. Status tersebut naik dari yang sebelumnya sebagai anak yang berhadapan dengan hukum.

Pelaku sendiri terancam hukuman penjara 5 tahun. Dengan ancaman hukuman tersebut artinya masih ada proses hukum di luar ancaman penjara yang bisa ditempuh oleh pihak korban maupun pelaku termasuk proses damai.

"Untuk status hukumnya pelaku sudah kami naikkan dari yang anak berhadapan dengan hukum menjadi anak yang berkonflik dengan hukum ancaman hukumannya 5 tahun penjara," terangnya.

Polres Blitar sendiri telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus penganiayaan oleh siswa SD terhadap pelajar kelas 5 Sekolah Dasar. Total ada 6 orang saksi yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian dalam kasus tersebut.

Sementara itu untuk korban sendiri Kini telah diizinkan pulang untuk menjalani perawatan dan pemulihan di rumahnya. Korban sendiri mengalami luka cukup parah di bagian tangan Setelah mengalami sambutan celurit yang dilakukan oleh pelaku.

"Untuk kurban saat ini sudah di rumah untuk proses pemulihan meski sempat mengalami perawatan di rumah sakit selama 1 hari Namun kini telah diizinkan untuk," pungkasnya.

Kasus penganiayaan terhadap siswa kelas 5 SD tersebut menjadi perhatian pasalnya pelaku penganiayaan adalah rekannya sendiri yang berusia di bawahnya yakni 12 tahun. Aksi penganiayaan juga dilakukan dengan menggunakan senjata tajam yang tak lazim dilakukan oleh seorang anak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Ledakan di Blitar, 4 Korban Sekaligus Ditetapkan Sebagai Tersangka

Update Ledakan di Blitar, 4 Korban Sekaligus Ditetapkan Sebagai Tersangka

Joglo | Rabu, 15 Maret 2023 | 13:44 WIB

4 Fakta Siswa SMK Tewas Dibacok di Bogor, Warga Sempat Tuntut Korban Baca Syahadat

4 Fakta Siswa SMK Tewas Dibacok di Bogor, Warga Sempat Tuntut Korban Baca Syahadat

News | Rabu, 15 Maret 2023 | 11:55 WIB

4 Korban Tewas Ledakan Dahsyat Petasan Blitar Ditetapkan Sebagai Tersangka

4 Korban Tewas Ledakan Dahsyat Petasan Blitar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jatim | Rabu, 15 Maret 2023 | 09:24 WIB

3 Anggota Geng Motor Pembacok Remaja Bercelana Loreng Ditangkap

3 Anggota Geng Motor Pembacok Remaja Bercelana Loreng Ditangkap

Lampung | Selasa, 14 Maret 2023 | 14:49 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×