Suara Joglo - Nama "Raffi" sempat memuncaki trending Twitter hari ini. Ini setelah disebut-sebut ada artis berinisial R yang terlibat dalam kasus pencucian uang mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.
Nama "Raffi" bersama "Inisial R" sama-sama trending gegara kasus tersebut. Keduanya telah dicuitkan hingga ribuan kali. Nama Raffi dan Inisial R bertahan sebaga trending di Twitter hingga siang selepas salat Jumat tadi.
Inisial R dalam kasus Rafael memang membuat gaduh publik. Mereka pun ramai-ramai berspekulasi dan menduga-duga kalau inisial R itu Raffi Ahmad, suami dari Nagita Slavina.
Raffi Ahmad memang dikenal sebagai Sultan Andara. Ia memiliki kekayaan yang sangat melimpah. Ia bahkan memiliki klub sepak bola RANS Nusantara dan sejumlah bisnis lain.
Namun ada warganet lain malah membuat daftar nama-nama artis berinisial R. Selain Raffi Ahmad, ada nama Rizky Billar, Raisa Andriana, Raditya Dika, Reza Rahadian, Rossa, Rio Dewanto sampai Rizky Febian....
"Raffi Ahmad, Raisa Andriana, Raditya Dika, Reza Rahadian, Rossa, Rio Dewanto, Rizky Febian, Raline Shah, Rianti Cartwright, Ria Ricis, Raisya, Rifky Balweel, Ratu Felisha, Rano Karno, Ricky Harun, Rizky Nazar, Ridho Rhoma, Rebecca Klopper, Rendy Pandugo, Regina Poetiray..... wich one?" tulis akun @yourknight69.
"Ruben onsu siapa bang?," tebak netizen lain @yoyonmoreno91
"Dari semua ini, yg tinggal di Jaksel atau aset nya di Jaksel siapa aja bang? ," tulis akun @Machradin
Sebelumnya, inisial R ini mencuat pertama kali diungkap oleh Indonesia Audit Watch. Sekretaris IAW Iskandar Sitorus mengatakan telah menyerahkan data mengenai keterlibatan artis itu kepada KPK.
Baca Juga: 3 Minuman yang Harus Dihindari Saat Sahur agar Puasa Lancar, Ada Favoritmu?
Iskandar menduga artis inisial R dan Rafael itu terhubung melalui bisnis yang bernilai miliaran rupiah. KPK sebelumnya menyatakan telah menetapkan Rafael menjadi tersangka kasus penerimaan gratifikasi.
Mantan pejabat Dirjen Pajak itu ditengarai menerima uang terkait pemeriksaan wajib pajak pada periode 2011-2023. Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan memastikan dulu laporan IAW tersebut.