Upaya itu semakin serius karena pada bulan yang sama terjadi perubahan rezim di Israel dengan pemimpin sayap kanan menjadi penguasa di negara itu.
Hasto juga mengatakan pihaknya terus bergerak. Lobi-lobi terus dilakukan untuk mencari jalan keluar di tengah penolakan terhadap Israel yang semakin masif. Pada saat itu, ada pula banyak kajian terkait persoalan tersebut.
"Lalu pada Rabu, 13 Maret 2023, penyampaian sikap yang sama, semua dilakukan secara diam-diam karena tidak ingin adanya kaum opurtunis yang membenturkan PDIP dengan pemerintah. Itu bergulir hingga tiba-tiba saudara Arya Sinulingga mengumumkan pembatalan drawing tanpa konsultasi ke FIFA dan menyalahkan surat Gubernur Bali I Wayan Koster," kata Hasto.
Dia lalu menekankan sikap PDIP tetap mendukung Piala Dunia U-20, namun tanpa Israel.
"Hal itu juga dibuktikan dengan rencana peringatan Bulan Bung Karno oleh partai yang awalnya 1 Juni 2023, diundur hingga tanggal 24 Juni 2023 setelah selesainya agenda FIFA," kata Hasto.