Nikita Mirzani kembali beraksi usai Nindy Ayunda datangi LPSK untuk meminta perlindungan lantaran teror dari sejumlah oknum TNI. Menurut Nikita, hal itu dilakukan oleh Nindy untuk menutupi kasus Dito Mahendra.
Menurut Nikita, LPSK tidak akan memberikan perlindungan lantaran Nindy Ayunda hanya playing victim.
"Mustahil LPSK memberikan perlindungan, karena Nindy Ayunda sih playing victim bukan subyek hukum yang harus mendapatkan perlindungan," tulis Nikita Mirzani dalam unggahan Instagram Storynya, Kamis (6/4/2023).
"Sampai detik ini tidak jelas terkait dengan permasalahan apa dia meminta perlindungan? Kalo terkait Dito dipanggil KPK dan terkait 15 senpi patut diduga apa dilakukan bentuk untuk menutupi sesuatu," lanjutnya.
Tak sampai di situ, Nikita Mirzani pun kembali menyenggol kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga Nindy Ayunda yang mandek.
"Heh, elu jangan suka playing victim, Nindy Ayunda. Kan elu ratunya teror meneror, ngapain minta perkindungan? Elu aja nyekap pembantu sama supir lu noh sama Leman noh di Jakarta Selatan noh mandek," ungkap Nikita.
"Ngapain lu ke Mabes? Mau ngasih surat biar laki lu bisa diundur gitu pemeriksaannya?" Imbuhnya.
Lebih lanjut, Nikita Mirzani pun kembali membeberkan kasus peneroran yang terjadi di rumahnya tahun lalu. Wanita yang akrab disapa Nyai itu menduga bahwa peristiwa itu adalah ulah Nindy dan Dito Mahendra.
"Gimana rasanya diteror, gua dulu diintimidasi, diteror, banyak temen-temen gua. Anak-anak gua yang lagi main, lu suruh kacung-kacung laki lu tuh, biat neror gua, nyoret-nyoret rumah gua. Sekarang lu rasain, diteror langsung sama anggota itu," ujarnya.
Baca Juga: Kacau! Kronologi Soimah Emosi Didatangi Petugas Pajak yang Gandeng Debt Collector