Menteri BUMN, Erick Thohir dianggap mudah mengambil hati para petinggi partai yang nantinya bergabung di koalisi besar pada Pemilu 2024 mendatang.
Erick Thohir akan lebih mudah dipilih menjadi calon Wakil Presiden (cawapres) dari koalisi besar, menurut pengamat politik Surokim Abdussalam
Hal ini tentu menjadi jalan mulus Erick Thohir yang juga memiliki relasi khusus dengan Presiden Jokowi yang cukup diandalkan di dalam koalisi besar yang terdiri dari lima partai itu.
"Erick Thohir ini kekuatannya ada pada Jokowi. Jadi sejauh beliau sounding ke koalisi, saya pikir peluangnya cukup besar," terang Pengamat Politik, Surokim Abdussalam, Kamis (13/4/2023).
Surokim Abdussalam ikut menanggapi dengan elektabilitas Erick Thohir yang kian menguat. Di sisi lain Surokim juga menganggap bahwa Jokowi punya peran penting dalam pembentukan koalisi yang terdiri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Pembentukan koalisi yang terdiri dari lima partai ini, muncul sesaat setelah Presiden Jokowi bertemu para pimpinan parpol.
Lima koalisi besar tersebut nantinya akan menggabungkan PAN, Gerindra, Golkar, PPP serta PKB. [ANTARA]