Persija Jakarta menutup perhelatan BRI Liga 1 2022/2023 di venue istimewa. Tim besutan Thomas Doll itu akan berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (15/4/2023), pukul 20.30 WIB.
Duel itu bak pertandingan hidup mati tim Macan Kemayoran untuk mengunci posisi runner-up sekaligus menjegal Persib Bandung.
Posisi runner-up juga membawa Persija Jakarta masuk daftar tunggu play-off AFC Cup 2023/2024.
Sejatinya, Persija menempatkan SUGBK sebagai prioritas stadion kandang untuk mengarungi musim ini. Tapi, harapan berkandang di venue berkapasitas lebih dari 70 ribu penonton itu sempat pupus karena menemui beberapa kendala.
Manajemen Persija bersyukur mendapatkan banyak dukungan untuk mewujudkan harapan bermain di GBK. Mulai dari PSSI, manajemen SUGBK, pihak keamanan setempat, dan tentunya dorongan dari the Jak Mania.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Bapak Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, manajemen SUGBK, pihak kepolisian, dan teman-teman the Jak Mania. Bermain di GBK dengan dukungan Jak Mania adalah harapan kami selama ini. Tentu kepercayaan ini akan kami jaga," kata Mohamad Prapanca, Presiden Persija dilansir dari laman PT LIB, Juamt (14/4/2023).
"Seluruh elemen klub dan tentunya suporter kami, Jak Mania, pasti sangat senang dalam menyambut partai penutup kami di GBK. Saya berharap GBK bisa seangker Stadion Patriot yang selama ini menjadi rumah kami," tuturnya melanjutkan.
Persija memiliki catatan gemilang saat bermain di Patriot Candrabaga atau berstatus kandang (4 laga di sistem bubble), yaitu tak terkalahkan.
Jadi, manajemen ingin Thomas Doll bisa terus menjaga tren positif partai kandang itu untuk mengawal asa finis di posisi kedua.
Baca Juga: MK Tolak Dua Gugatan Terhadap UU Pelindungan Data Pribadi
"GBK memiliki ikatan batin yang kuat dengan Persija. Gelar ke-11 Persija di Liga Indonesia ditentukan di GBK saat laga terakhir berhasil mengalahkan Mitra Kukar 2-1 pada 2018. Jadi, kami berharap tuah GBK di laga pamungkas kami musim ini," ucap Prapanca.