Aksi tak terpuji dilakukan seorang prajurit TNI AU berinisial Praka ANG yang menendang motor yang dikendarai seorang perempuan dan anak di Bekasi. Publik pun pertanyakan soal hukuman yang bakal diberikan ke oknum tersebut.
Diketahui beberapa waktu lalu viral sebuah video seorang prajurit TNI AU berinisial Praka ANG menendang motor yang dikendarai seorang perempuan bernama Sri Dewi Kemuning.
Aksi kekerasan itupun menuai kecaman publik hingga akhirnya mendapat atensi dari institusi yang bersangkutan. Komando Pasukan Gerak Cepat atau Kopasgat TNI AU melalui Komandan Denhanud 471 Pasgat Letnan Kolonel Pas Bagus Ajar Pamungkas pun menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas tindakan anggotanya.
Berkait dengan perilaku oknum prajurit TNI AU itu, publik pun penasaran terkait hukuman yang bakal diberikan kepada Praka ANG.
"izin bertanya Airmen sanksi disiplin dari atasan itu seperti apa? Apa hanya hukuman mental, bukan fisik? Salahkah kita kecewa saat nanti melihat ybs sehat tanpa memar2 fisik bareng atasan meminta maaf ke ibu dan anak tsb? Bolehkan kita meminta video penerapan sanksi disiplin tsb?" tanya seorang netizen bernama Oca MahayuniarRozano.
Penasaran netizen itupun direspon akun twitter resmi milik TNI AU.
"terlalu pedih untuk diceritakan apalagi divideokan, airmin takut mengganggu selera anda di saat menikmati suguhan lebaran, percayalah hukuman disiplin di TNI itu bukan sekadar ngosek WC," jawabnya.
Sementara itu, berdasar keterangan dari pihak TNI, Praka ANG telah ditahan dan diberi sanksi tegas atas perbuatannya.
"Panglima TNI Laksamana Yudo Margono atas nama segenap prajurit TNI mohon maaf adanya pelaku arogan yang ditampilkan oknum TNI tersebut," terang Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Julius Widjojono, kemarin.