Suara Joglo - Ferdy Sambo memang divonis mati oleh pengadilan dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Sejak divonis mati, berbagai konten terkait eksekusi Sambo berseliweran di internet.
Salah satunya konten yang membuat gaduh warganet baru-baru ini. Sambo dikabarkan telah dieksekusi mati oleh pengadilan dan jenazahnya telah dimakamkan pada Minggu, 23 April 2023 lalu. Lalu benarkah kabar tersebut?
Hasil cek fakta seperti dikutip dari laman website turnbackhoax.id, tidak ada bukti bahwa Sambo dimakamkan pada tanggal 23 April 2023. Foto di video itu merupakan foto ketika jenazah Praka Anumerta Yanuarius Loe dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TPM), Atambua pada Jumat, 21 Februari 2020.
Dengan demikian, konten video yang viral tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. Konten video ini diunggah akun Facebook Amalia (fb.com/Amaliaaa567) pada 23 April 2023.
Dalam unggahan itu akun tersebut mengunggah sebuah video yang menampilkan foto pemakaman yang dihadiri anggota TNI dengan narasi: "DUKA M£ND4LAM SAMBO, P£M4K4MAN DIL4KUKAN MALAM INI."
PENJELASAN: Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan foto pemakaman yang dihadiri anggota TNI yang diklaim sebagai pemakaman Sambo pada 23 April 2023 merupakan konten yang menyesatkan.
Faktanya, tidak ada bukti bahwa Sambo dimakamkan pada tanggal 23 April 2023. Foto di video itu merupakan foto ketika jenazah Praka Anumerta Yanuarius Loe dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TPM), Atambua pada Jumat, 21 Februari 2020.
Foto ini salah satunya dimuat di artikel berita berjudul “Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Praka Yanuarius Loe” yang terbit di situs kupang.tribunnews.com pada Jumat, 21 Februari 2020.
Dilansir dari Kompas, Praka Anumerta Yanuarius Loe merupakan salah satu korban dari jatuhnya Helikopter MI-17 yang dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Bandara Sentani Jayapura pada Juni 2019.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tiba di Arena SEA Games 2023, Erick Thohir: Jangan Takut Melawan Siapa Pun
Helikopter tersebut kemudian ditemukan hancur di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (10/2/2020).