Kematian atlet paralimpic, David Jacobs masih menjadi misteri. Pasalnya, tubuh atlet berprestasi itu ditemukan di pinggir rel antara Stasiun Gambir-Juanda.
Meski sudah muncul visum dari pihak kepolisian, Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo meminta aparat mengusut tuntas penyebab kematian atlet tenis meja tersebut.
"Tadi saya telepon Pak Kapolda Metro untuk langsung olah TKP untuk didalami kejadiannya, karena kronologinya ditemukan di Stasiun Juanda," katanya dikutip Suara.com, Sabtu (29/4/2023).
Pihaknya meminta agar pihak kepolisian memberikan atensi lebih terhadap kasus tersebut.
"Kami meminta pihak Kemenpora memberikan perhatian lebih kepada beliau, karena ini kan ditemukannya di jalan. Maka kami minta Kapolda Metro segera memproses," ujar dia.
David Jacobs merupakan atlet Paralimpiade yang telah meraih dua medali perunggu untuk Indonesia. Jacobs meninggal di tengah kepengurusan administrasinya untuk mengikuti kejuaraan tenis meja di Slovenia.
"Kami ikut berbelasungkawa dan sangat kehilangan. Apalagi beliau sudah banyak membawa harum nama Indonesia," ujar Dito.
Di sisi lain, hasil visum sementara, David Jacobs mengalami luka kepala di bagian luar.
"Dari hasil visum luar, yang ditemukan di tubuh korban hanya luka di bagian kepala," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komaruddin.
Baca Juga: Menpora Optimistis Timnas Indonesia U-22 Mampu Lewati Fase Grup SEA Games 2023
Ia menjelaskan, awalnya, Jacobs ditemukan masih dalam kondisi siuman. Namun tak berselang lama dinyatakan meninggal Jumat (28/4/2023) pukul 03.40 WIB di RS.