Kronologi Timnas Valorant Indonesia Dicurangi di SEA Games 2023 Kamboja, Gegara Bug Cypher hingga Raih Medali Emas bersama dengan Singapura

Suara Joglo

Kamis, 11 Mei 2023 | 15:16 WIB
Kronologi Timnas Valorant Indonesia Dicurangi di SEA Games 2023 Kamboja, Gegara Bug Cypher hingga Raih Medali Emas bersama dengan Singapura
Atlet Timnas Valorant Indonesia yang Bertanding di SEA Games 2023. (Twitter/@esportsid_)

Ajang SEA Games 2023 Kamboja membuat Timnas Indonesia harus berjuang untuk menjaga harkat martabatnya. Bagaimana tidak kecurangan demi kecurangan menimpa para atlet tanah air.

Terbaru, Timnas Valorant Indonesia diduga dicurangi Timnas Singapura saat final, Rabu (10/5/2023) sore. Timnas Indonesia memilih tak melanjutkan pertandingan hingga meraih medali perak. 

Namun setelah protes dan diplomasi yang dilakukan jajaran official, Timnas Valorant Indonesia berhak meraih medali emas bersama dengan Singapura.

Sebelumnya, kecurangan tak hanya dialami atlet E-Sport Valorant, atlet pencak silat putri dan putra juga mengalami hal serupa. Hal ini harus menjadi perhatian Kemenpora terhadap para atlet yang telah berusaha keras namun mengalami dugaan kecurangan.

Dugaan Kecurangan Timnas Valorant Singapura

Kembali pada dugaan kecurangan yang dialami Timnas Valorant Indonesia. Hal itu berawal dari kecurangan Timnas Singapura yang memanfaatkan kerusakan dalam game atau bug.

Strategi Singapura dianggap leluasa menggunakan cara tersebut ketika memanfaatkan karakter Cypher. Kerusakan tersebut membuat Singapura mudah memantau pergerakan Timnas Indonesia.

Pada babak pertama Indonesia tertinggal 0-1 dari Singapura. Singapura memenangi laga pertama dengan format best of three.

Memasuki babak kedua, Singapura kian di atas awan dan mendominasi jalannya pertandingan. Singapura menang di Ronde ke-14, namun di tengah pertandingan pihak Timnas Indonesia meminta pertandingan berhenti atau technical pause.

baca juga

Wakil Pelatih E-sports Timnas Indonesia, Richard Permana mengajukan komplain terhadap bug Cypher. Menurutnya, bug atau kerusakan karakter itu justru merugikan pihaknya.

Indonesia Pilih Berhenti Bertanding

Pada laga tersebut, Indonesia juga menggunakan karakter Cypher. Namun Singapura justru yang memanfaatkan kerusakan tersebut untuk menguasai pergerakan lawan yang membuat Indonesia kesulitan melakukan tekanan.

Kondisi itu membuat Indonesia memilih berhenti bermain hingga dinyatakan kalah dan mendapat medali perak.

Hal itu mendapat protes mengingat kecurangan yang dilakukan Timnas Singapura mencederai sportivitas dalam pertandingan.

Sekjen PB ESI, Frengky Ong mengatakan bahwa diplomasi yang dilakukan jajarannya kepada pihak penyelenggara cabor E-Sports SEA Games 2023 membawa hasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terancam Tak Lolos ke Babak Semifinal SEA Games 2023, Pelatih Timnas Kamboja U-22 justru Salahkan Suporter

Terancam Tak Lolos ke Babak Semifinal SEA Games 2023, Pelatih Timnas Kamboja U-22 justru Salahkan Suporter

Joglo | Senin, 08 Mei 2023 | 15:18 WIB

Berhasil Clean Sheet di 3 Laga Sea Games 2023, Indra Sjafri Bangga dengan Timnas Indonesia

Berhasil Clean Sheet di 3 Laga Sea Games 2023, Indra Sjafri Bangga dengan Timnas Indonesia

Video | Senin, 08 Mei 2023 | 11:00 WIB

Prosesi Pengalungan Medali Cabor Jalan Cepat SEA Games 2023 hanya Pakai Lampu Mobil, Netizen: Mirip Pelaksanaan Pordes

Prosesi Pengalungan Medali Cabor Jalan Cepat SEA Games 2023 hanya Pakai Lampu Mobil, Netizen: Mirip Pelaksanaan Pordes

Joglo | Minggu, 07 Mei 2023 | 17:50 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×