Pedangdut Saipul Jamil yang pernah terjerat kasus pencabulan mengomentari perkara konser Coldplay di Indonesia yang menuai kontroversi sejumlah pihak. Menurutnya, hal itu perlu kembali dipastikan agar tidak menyebar hoaks.
Berbicara mengenai hoaks, mantan suami Dewi Perssik itu mengatakan bahwa dirinya merupakan salah satu selebritas yang acap kali diterpa berbagai isu hoaks.
“Sekarang zamannya orang menyebar hoax. Saya pun termasuk orang yang sering banget dihoaksin. Saya dibilang tukang sodomi, saya dibilang pedofil, melukai anak di bawah umur,” ujar Saipul Jamil, dikutip dari unggahan @mrasatria, Jumat (26/5/2023).
“Lebih baik klarifikasi, biar nggak rancu. Ini punya misi ini bener nggak? Nggak nggak ada salahnya orang bertanya,” tuturnya.
Lebih lanjut, menurut Saipul Jamil, pihak EO perlu kembali tabayun terhadap tradisi di Indonesia. Pasalnya, penolakan terhadap Coldplay dinilai tak adil jika disandingkan dengan digelarnya konser Blackpink beberapa waktu lalu.
“Sebenarnya tabayun aja sih, tabayun antara EO mereka dengan tradisi Indonesia. Orang kemarin blackpink aja boleh, apalagi ini coldplay ibaratnya yang kalau secara fisik cowok bagaimana sih nggak ada buka-buka yang seperti perempuan kan,” ujar Saipul Jamil.
“Makanya sekarang saya bilang, mungkin yang dikhawatirkan itu, penyebaran LGBT itu loh, nah makanya saya bilang lebih baik, biar tidak ada simpang siur, tidak ada yang namanya berita yang nggak bener, kita duduk bareng ngobrol,” ungkapnya.
Ia pun tampak menyindir adanya pertentangan tersebut tak sejalan dengan pembelian tiket Coldplay yang menjadi serbuan publik. Meski begitu, Saipul Jamil mengaku bukan termasuk salah satu orang yang melarisi tiket konser tersebut.
“Dan saya termasuk orang yang nggak beli, karena apa, karena memang dari dulu saya nggak pernah nonton konser ya,” ungkapnya.
Baca Juga: 3 kebiasaan Buruk Orang Tua ini Dapat Ditiru Anak di Rumah, Hati-hati