"Saya berusaha menemui dia, menyetir sendiri dari Jakarta ke Cisarua membawa bayi saya. Saya bersyukur sekali selama perjalanan bayi saya tidak rewel, dia tertidur pulas, seperti paham bahwa ibunya sedang memperjuangkannya untuk bertemu ayahnya".
Namun menutur pengakuan @HeyFarahhh setiap kali mendatangi kantor PR, mantan suaminya selalu marah. Ia mengaku andai saja bisa dibicarakan baik-baik tentu dia tidak akan mendatanginya ke kantor.
Sesampainya di lokasi, ia lantas menceritakan kronologi usaha selama ini untuk menemui mantan suaminya kepada kepala keamanan Pusdiklat MK. Mereka pun membantunya untuk bertemu dengan dengan mantan suaminya.
Mengetahui kedatangan istrinya, PR tampak kaget dan memaksanya untuk kembali ke Jakarta. Namun ia menolaknya dengan dalih lelah setelah melakukan perjalanan dan menyetir sendiri ke Cisarua dan bayi yang masih berusia 1,5 bulan butuh istirahat setelah menempuh perjalanan panjang.
"Akhirnya dia bawa saya keluar dr Pusdiklat, dan kami cari tempat makan. Disitu saya berusaha bertanya kenapa saya ditinggalkan? Tapi dia selalu menghindari pertanyaan2 saya dengan mengalihkan pembicaraan pada topik lain".
Namun ia tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaannya, lalu mereka pergi untuk mencari tempat bermalam. PR membawanya ke sebuah Villa yang jauh lokasinya berada di atas bukit dan hanya ada phon besar dan sungai sepanjang perjalanan.
"Dia berjanji malam akan kembali datang ke villa itu menemani saya dan bayi kami. Ada rasa trauma tidak percaya, karena pernah kejadian di Surabaya, dia meninggalkan saya dihotel saat saya kesakitan krn pendarahan setelah diminta melayani dia".
Karena merasa trauma lantaran pernah ditinggal sebagaimana kejadian di Surabaya, ia memastikan apakah benar mantan suaminya akan kembali, PR pun mengiyakan pertanyaan tersebut.
Namun nihil, malamnya ia tak kunjung datang sementara dirinya dan sang bayi berada di Villa tanpa makanan dan minuman. Ia pun merasa kebingungan ketika sang bayi menangis ingin susu.
"Dengan kondisi yg sangat gelap, kanan kiri hanya pohon pohon besar, melewati jembatan yg arus sungainya deras, sembari menangis saya susuri jalanan. Bayi saya pun menangis krn ingin susu. Saya kembali datangi Pusdiklat".
Setelah sampai di Pusdiklat ia mendapati suaminya sudah pergi meninggalkan tempat tersebut. Mengetahu hal tersebut seketika tangisnya pecah dan histeris. Ia merasa tidak berharga dan merasakan sakit yang luar biasa.
"Saya meraung raung menangis hingga ingin menabrakkan diri saya ke jalan raya. Semuanya terlihat gelap, bahkan saya sudah tidak ingat lagi dg bayi saya. Saya hanya meraung meronta menangis histeris. Yang terpikir oleh saya hanya MATI".
Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa
Keesokan paginya @HeyFarahhh datang dokter untuk melihat kondisi kejiwaannya, dengan sigap dokter tersebut membawanya ker Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi untuk segera mendapat perawatan kejiwaan.
"Saya dinyatakan Depresi... Akumulasi kesakitan yg saya tahan 2bln ditinggalkan saat hamil besar hingga melahirkan.Selama saya dirawat di RSJ, bayi saya dijaga dan dirawat oleh staf pegawai MK, hingga hari ini. Saya diijinkan memgambilnya kembali setelah saya benar benar pulih".