Kronologi Penemuan Mayat Berdiri di Semarang, Ternyata Korban Penganiayaan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 02 Juni 2023 | 16:41 WIB
Kronologi Penemuan Mayat Berdiri di Semarang, Ternyata Korban Penganiayaan
Ilustrasi mayat (Envato)

Suara.com - Penemuan mayat oleh warga di got dengan kondisi berdiri terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Mayat tersebut diketahui bernama Roffi Teguh Prakoso (27) yang ditemukan pada Sabtu (27/5/2023) lalu.

Teguh diduga sebagai korban penganiayaan karena pelaku merasa sakit hati atas tindakannya. Berkenaan dengan kasus tersebut, berikut ini kronologi mayat korban penganiayaan ditemukan berdiri di got.

Kronologi kejadian

Awalnya, Teguh dan teman-temannya berkendara di daerah dekat PRPP, Kota Semarang, Jawa Tengah. Ketika sedang berada di daerah Tambaklorok, Teguh meludah ke jalan dan mengenai mobil dengan 5 orang penumpang.

Seorang penumpang mobil bernama Irfan yang duduk di kursi sebelah kiri sopir mengaku terkena ludah dari Teguh. Ia pun emosi dan meminta sopir mengejarnya. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

Beberapa saat kemudian, Irfan dan penumpang lain pun berhasil mencegat Teguh dan rombongannya. Rekan Teguh ada yang berhasil kabur tetapi karena pelaku hanya mengintai Irfan, petaka pun tetap terjadi kepada Teguh.

Di dalam mobil ada berbagai senjata tajam yang kemudian digunakan untuk menganiaya Teguh. Irfan dkk pun langsung memukul korban, menusuk perut serta dadanya.

Setelah itu, Irfan dan keempat rekannya pun pergi meninggalkan lokasi. Sementara itu, Teguh berusaha bangkit dan mengendarai motor meskipun tubuhnya penuh luka.

Ketika berada di dekat PRPP, Teguh tidak kuat lagi untuk berkendara. Teguh pun turun dan terkapar di jalan.

baca juga

Kemudian, datanglah Mochamad Dedit Wicaksono (27) dan Slamet Anugrah (24) memanfaatkan situasi tersebut. Alih-alih menolong, keduanya justru mengambil barang Teguh dan Teguh yang masih hidup pun berusaha bangkit. Sayangnya, Teguh tidak kuat dan terjatuh ke got.

Mayat Teguh pun ditemukan di dalam got oleh sekuriti pada Minggu (28/5/2023) pukul 06.30 WIB dengan posisi berdiri. Pada saat ditemukan, masih ada sepeda motor milik Teguh.

Ancaman Sanksi Bagi Para Pelaku

Atas kejadian tersebut, para pelaku bernama Doni Riyanto (46), Bagas Saputro (23), Ganesha Eka Pradana (23), Danuri (23), dan Irfan (24). Sedangkan kelompok kedua yakni Mochamad Dedit Wicaksono (27) dan Slamet Anugrah (24) pun ditangkap. Seluruh pelaku adalah warga Semarang dan merupakan kelompok yang berbeda.

Pelaku pengeroyokan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Sementara dua tersangka lainnya yakni Pasal 363 kUHP tentang Pencurian dengan ancaman sanksi pidana 5 tahun penjara dan/atau Pasal 531 karena tidak menolong Teguh.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Bikin Repot Skuad Garuda, Paulo Gali Freitas Akhirnya Bergabung dengan PSIS Semarang

Pernah Bikin Repot Skuad Garuda, Paulo Gali Freitas Akhirnya Bergabung dengan PSIS Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:56 WIB

Kasus Rekayasa Kepailitan Agustinus, Kuasa Hukum Kwee Foeh Lan: Ada Tindakan Pemalsuan

Kasus Rekayasa Kepailitan Agustinus, Kuasa Hukum Kwee Foeh Lan: Ada Tindakan Pemalsuan

Semarang | Kamis, 01 Juni 2023 | 22:07 WIB

Penemuan Mayat Bayi yang di Duga Hasil Hubungan Gelap Gegerkan Warga Selaawi Garut

Penemuan Mayat Bayi yang di Duga Hasil Hubungan Gelap Gegerkan Warga Selaawi Garut

Garut | Jum'at, 02 Juni 2023 | 08:25 WIB

5 Fakta Anak di Malang Disiksa Ibu dan Pacarnya: Disundut Rokok, Korban sampai Tak Sekolah

5 Fakta Anak di Malang Disiksa Ibu dan Pacarnya: Disundut Rokok, Korban sampai Tak Sekolah

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 13:03 WIB

Ahmad Sahroni hingga Hotman Paris Kegocek Video Viral Seorang Wanita Aniaya Balita, Ternyata...

Ahmad Sahroni hingga Hotman Paris Kegocek Video Viral Seorang Wanita Aniaya Balita, Ternyata...

Bandung | Kamis, 01 Juni 2023 | 07:09 WIB

Terkini

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

×