Miris! Setiap 11 Menit Satu Orang di Amerika Tewas Akibat Kekerasan Senjata

Suara Joglo

Rabu, 07 Juni 2023 | 19:54 WIB
Miris! Setiap 11 Menit Satu Orang di Amerika Tewas Akibat Kekerasan Senjata
Sejumlah warga Amerika Serikat (AS) melakukan unjuk rasa menuntut perlindungan terhadap aksi-aksi kekerasan menggunakan senjata api. ([AMTARA])

Amerika Serikat pada 2021 menyaksikan kenyataan tragis saat satu orang tewas setiap 11 menit akibat kekerasan senjata, menurut rilis dari satu laporan pada Selasa (6/6).

Laporan berjudul "Kekerasan Senjata AS pada 2021: Penilaian Krisis Kesehatan Masyarakat" dari Pusat Solusi Kekerasan Senjata Johns Hopkins mengungkapkan bahwa pada 2021 kematian akibat senjata api di AS mencapai angka tertinggi yang pernah ada selama dua tahun berturut-turut.

"Selama 2021 hampir 49.000 orang tewas karena kekerasan senjata di AS. Setiap hari, rata-rata 134 orang kehilangan nyawa akibat kekerasan senjata, satu kematian dalam setiap 11 menit," tulis laporan tersebut.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pada 2021, sebanyak 48.830 orang kehilangan nyawa akibat senjata api, yakni naik lebih dari 3.600 kematian dibandingkan pada 2020 yang juga mencapai rekor tertinggi.

Dari data tersebut terungkap bahwa pada 2021 terjadi 26.328 kasus bunuh diri yang melibatkan senjata api dan tercatat 20.958 kasus pembunuhan.

Menurut laporan itu, tingkat bunuh diri dengan menggunakan senjata mengalami kenaikan 8,3 persen pada 2021 dibandingkan pada 2020, yakni kenaikan tertinggi dalam empat dekade lebih, sedangkan tingkat pembunuhan dengan senjata naik 7,6 persen.

"Senjata, sekali lagi, menjadi penyebab utama kematian di kalangan anak-anak dan remaja pada 2021, melampaui kematian COVID-19, kecelakaan mobil atau kanker," tulis laporan tersebut.

Riset itu juga memperlihatkan bahwa warga kulit hitam di AS secara tidak seimbang lebih terdampak pembunuhan dengan senjata. Menurut laporan tersebut, warga kulit hitam hampir 14 kali lebih mungkin tewas akibat kekerasan senjata dibanding orang kulit putih.

"Anak muda kulit hitam (usia 15-34) secara tidak seimbang terdampak--meski mereka mewakili 2 persen dari total populasi di AS, mereka menyumbang 36 persen dari semua pembunuhan senjata pada 2021. Tingkat pembunuhan senjata api terhadap mereka 24 kali lebih tinggi dibanding terhadap kulit Putih di kelompok usia yang sama," tulisnya.

baca juga

Laporan tersebut juga mendesak pembuat kebijakan untuk membahas akses mudah dan ketersediaan senjata api, yang menurut mereka mendorong tingginya tingkat bunuh diri dan pembunuhan di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Itu Zona Kematian Everest? Hati-Hati, Terkenal Renggut Nyawa Banyak Pendaki

Apa Itu Zona Kematian Everest? Hati-Hati, Terkenal Renggut Nyawa Banyak Pendaki

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 17:50 WIB

Seorang Perempuan Tewas di Ngarai Sianok Bukittinggi, Jatuh ke Jurang Sedalam 100 Meter

Seorang Perempuan Tewas di Ngarai Sianok Bukittinggi, Jatuh ke Jurang Sedalam 100 Meter

Sumbar | Rabu, 07 Juni 2023 | 16:28 WIB

Penampakan Trotoar di Depan Kedubes AS yang Diblokade Kawat Berduri

Penampakan Trotoar di Depan Kedubes AS yang Diblokade Kawat Berduri

Foto | Rabu, 07 Juni 2023 | 15:24 WIB

Terkini

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

×