Suara Joglo - N'Golo Kante telah mencapai kesepakan dengan salah satu klun Saudi Al Ittihad. Hal tersebut diumumkan langsung oleh pihak klun pada Rabu (21/06/2023).
Bergabungnya Kante ke Al Ittihad tentu menjadi angin segar bagi kedalaman skuat tim, pasalnya beberapa pekan yang lalu rekan senegaranya dari Prancis, Karim Benzema, lebih dulu bergabung dengan Al Ittihad.
Sebelumnya beredar kabar mengenai Kante yang gagal bergabung dengan Al Ittihad lantaran persoalan tes medis, mengingat sang pemain baru saja sembuh dari cedera heamstring saat memperkuat Chelsea dan melewatkan ajang Piala Dunia 2022 di Qatar bersama Prancis.
Benzema Sambut Hangat Kante
Karim Benzema menyambut hangat kedatangan rekan senegaranya di Al Ittihad, eks striker Real Madrid itu mengklaim jika Kante merupakan gelandang box-to-box terbadik di dunia.
“Suatu kali saya memberi tahu Anda bahwa Anda adalah pemain box-to-box terbaik di dunia. Sekarang saya senang bermain dengan Anda lagi, dan tentu saja, di tim terbaik di Saudi,” kata Benzema dilansir dari arabnews.com (21/06/2023).
Mendapati sambutan tersebut, Kante lantas membalas pernyataan Benzema. Eks gelandang Chelsea tersebut menjawab dan mengaku senang bermain dengannya, bahkan Kante menyebut bahwa Benzema merupakan pemain terbaik dunia.
"Saya senang bermain dengan Anda - pemain terbaik di dunia - dan saya sangat senang bermain dengan Macan di Al-Jawhara (stadion kandang tim)," ujar Kante.
Sebgaimana dalam rilis foto-foto klub dengan Kante yang tampak tersenyum memegang jersey hitam kuning, gelandang berusia 32 tahun itu akan menggunakan nomor punggung 7 di Al Ittihad.
Baca Juga: Jadi Sindikat TPPO, Warga Lampung Timur Bertugas Rekrut Korban
Keputusan Kante Untuk Mengakhiri Karir di Eropa Terlalu Cepat?
Keputusan N'Golo Kante bergabung dengan klub Arab Saudi Al Ittihad cukup mengagetkan publik, pasalnya banyak yang menilai jika di usianya yang masih 32 tahun pemain Prancis masih layak untuk berkarir di Eropa.
Namun dengan bergabungnya Kante ke Al Ittihad sama halnya dengan sang pemain telah menutup perjalanan karir sepak bolanya di Benua Biru.