PSSI telah mengumumkan 18 wasit yang lolos seleksi untuk memimpin pertandingan Liga 1 2023/2024 mendatang.
Dari 18 itu, salah satunya wasit keempat di laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023) lalu.
Dia adalah wasit asal Padang Panjang, Sumatera Barat, Aprisman Aranda.
Sosok berusia 32 tahun itu terpilih menjadi wasit Liga 1 setelah melalui tiga tahap tes, yakni Fitness Test FIFA Kategori 2, Video Test, LOTG Tes.
Seleksi yang digelar tanggal 15-16 Juni 2023 diikuti 161 wasit dan 2 asisten wasit FIFA, dan 1 wasit AFC Elite Referee.
Lalu, bagaimana perjalanan Aprisman Aranda hingga saat ini memperoleh lisensi wasit FIFA?
Melansir Bolatimes.com,
Aprisman Aranda telah memulai kariernya di dunia perwasitan sejak tahun 2006. Ketika itu, ia mulai menjadi pengadil di atas lapangan saat duduk di bangku SMA.
Perjalanan Aprisman Aranda untuk menggeluti wasit sebagai sebuah profesi terus berlanjut hingga saat itu. Dua tahun berselang, atau tepatnya pada tahun 2008, ia meraih lisensi nasional.
Baca Juga: 4 Dampak Cyberbullying Bagi Korban, Jaga Ketikan Mulai Sekarang
Setelah mengantongi lisensi wasit dari PSSI pada tahun 2008, Aprisman Aranda tak begitu saja merasa puas. Dia lalu berusaha untuk meningkatkan levelnya agar mendapat lisensi FIFA.
Pertama kali, Aprisman memulai mendaftar lisensi wasit FIFA pada tahun 2012. Sayangnya, harapan Aprisman tak langsung membuahkan hasil.
Sebetulnya, Aprisman juga harus meninggalkan pekerjaannya di salah satu Bank BUMN terbesar di Indonesia.
Padahal, ketika itu dia sukses lolos seleksi pekerjaan di Bank tersebut. Namun, ia hanya betah bekerja selama kurang lebih empat hari.
Setelah empat hari bekerja, dia memutuskan resign dari pekerjaannya di Bank BUMN tersebut. Sebagai gantinya, Aprisman memilih mengikuti program Young Referee AFC Festival U-14 di Sabah, Malaysia.
Pada saat itulah, Aprisman menjelaskan bahwa momen itu menjadi awal kariernya sebagai wasit di level Asia.