Timnas Indonesia U-17 terus bersiap diri menghadapi Piala Dunia U-17 yang berlangsung 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Sebagai tuan rumah, Indonesia dipastikan bergabung di pot satu dengan negara-negara hebat seperti Brasil, Perancis, Jerman maupun Spanyol.
Meski berada di pot utama, bukan berarti skuad asuhan Bima Sakti itu terhindar dari tim-tim kuat.
Timnas Indonesia U-17 berpotensi melawan Argentina, Ekuador maupun Inggris yang saat ini berada di pot kedua.
Tak ingin berleha-leha, PSSI dan jajaran tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17 wajib segera mencari nama-nama pesepak bola potensial yang saat ini tengah tersebar di berbagai penjuru dunia.
Sejumlah nama pesepak bola muda ini dianggap pantas untuk mendapat kesempatan mengikuti seleksi mengingat punya pengalaman bermain di luar negeri. Kehadiran mereka berpotensi menambah kekuatan skuad Merah Putih.
Melansir akun Instagram @seputargaruda, ada tiga pemain Abroad yang mengaku sudah mendapat panggilen ke Timnas Indonesia untuk persiapan Piala Dunia U-17.
.
"Selama ini ada dua telepon dari Indonesia. Dari Pak Hamdan Hamedan dan Pak Ivan, kami kurang tau sebagai apa, mungkin assistent coach Bima Sakti?," kata perwakilan Mahesa Ekayanto, pemain Indonesia yang baru saja dikontrak FC Dordrecht, tim kasta kedua Liga Belanda.
Hal senada juga diungkapkan pemain Youth AFC 34 Belanda, Madrid Augusta.
"Betul (sudah di kontak coach Bima Sakti). Gak ada bilang akan ikut seleksi sih, baru nanya tanggal dan tahun lahir sama nanya klub sekarang di mana," ujar dia.
.
Pemain ketiga yang dipanggil ke Timnas Indonesia U-17 adalah pemain muda Sao Paulo, Welberlieskott De Halim Jardim.
Sang ayah yang juga mantan pemain Persiba Balikpapan, Elisangelo de Jesus Jardim mengaku dihubungi langsung Bima Sakti.
"Ya, saya senang dengan beritanya dari mas Bima Sakti langsung, sekretarisnya juga sudah kirim email ke Welber, kirim email ke istriku, dan ke saya," ungkapnya.