Idul Adha atau idul kurban di identik dengan menyembelih kambing atau sapi, biasanya daging tersebut akan dibagikan ke warga sekitar dengan jumlah yang adil. Tentunya di saat yang bersamaan, beberapa orang memasak daging tersebut dan membuat kita bosan.
Agar tidak cepat bosan, kamu bisa loh menyimpang terlebih dahulu daging kurban tersebut di dalam kulkas.
Namun, ada cara tersendiri agar daging kurban di kulkas dapat awet dan tahan lama sehingga dapat dimasak dalam jangka waktu yang lama.
Pasalnya, menyimpan daging kurban yang tidak benar, maka daging bisa membusuk sehingga daging akan sia-sia serta terbuang. Lantas, bagaimana cara menyimpan daging kurban yang benar? Berikut cara menyimpang daging kurban yang benar.
Tidak mencucinya
Penting untuk diketahui, saat akan menyimpan daging kurban di kulkas, pastikan untuk tidak mencucinya. Pasalnya, jika daging dicuci terlebih dulu sebelum masuk kulkas, maka ini akan membuat daging berbau tidak sedap. Selain itu, air yang meresap ke serat daging juga akan membuat daging cepat rusak atau menurun kualitasnya.
Simpan dalam takaran
Selain itu, simpang di kulkas dalam keadaan sudah terpotong-potong. Pastikan memotong daging sesuai dengan takaran. Anda bisa mengira-ngira berapa ukuran yang akan dikonsumsi dalam 1 hari.
Simpan dalam wadah kedap suara
Saat akan menyimpan daging kurban dalam kulkas pastikan juga untuk memasukkannya dalam wadah kedap udara. Selain itu, pastikan juga yang digunakan menggunakan bahan khusus untuk makanan agar daging tetap aman saat dikonsumsi.
Beri catatan tanggal
Terakhir cara terakhir adalah dengan mencantumkan tanggal dan bulan pada wadah daging yang ditulis menggunakan stiker tanggal atau spidol. Ini berguna agar lebih mudah melacak daging disimpan berapa lama dalam kulkas.
Itulah tadi cara menyimpan daging di kulkas dengan benar dan dapat awet tahan lama.