Pemkab Gunungkidul Urung Tetapkan Status KLB Terkait Antraks, Ini Alasannya

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 16:49 WIB
Pemkab Gunungkidul Urung Tetapkan Status KLB Terkait Antraks, Ini Alasannya
Antraks ([suara.com])

Pemerintah Gunungkidul menandaskan belum akan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit antraks di wilayahnya. 

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan kasus antraks di Gunungkidul sudah tertangani dengan baik. Di lapangan kini kondisinya sudah kondusif sehingga dia menganggap tidak perlu memberlakukan status KLB.

Dia menandaskan pihaknya akan terus melakukan  pemantauan. Dan memang sementara belum akan memberlakukan status Kejadian Luar Biasa. Meski begitu ia tetap menghimbau kepada warga untuk merubah perilakunya yang sering mem-brandu atau porak atau menyembelih kemudian membagi-bagikan daging dihentikan.

"jadi kan juga karena perilaku dari warganya sendiri warga masyarakat kami juga komunikasi Informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu terus menerus,"ujar dia Selasa (12/7/2023) usai memimpin rapat koordinasi terkait kasus Antraks di wilayahnya.

Dan jika nanti ditetapkan sebagai Kejadian luar biasa maka berdampak kepada ekonomi dan sebagainya. Oleh karenanya, untuk sementara ini pihaknya tidak akan mereka putuskan kejadian luar biasa terlebih dahulu.

"Tapi kita akan melihat di lapangan nanti Seperti apa sambi apa namanya ya sambil melihat kondisi atau situasi kita,'tambahnya.

Dia menandaskan agar masyarakat tidak kembali melakukan tindakan mem-brandu hewan ternak mereka yang mati. Sebenarnya masyarakat juga mengetahui resiko daging dari hewan ternak yang sakit atau sudah mati 

"Lha kalau makan yang seperti itu resikonya seperti kemarin. akan menjadi berita nasional lagi,"tambahnya.

Sementara, Direktur Utama RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengakui jika masih ada seorang warga dari Dusun Jati Kalurahan Candirejo Kapanewon Semanu yang dirawat di RSUD Wonosari karena terpapar antraks. pasien tersebut saat ini dirawat di ruang isolasi mawar RSUD Wonosari.

"Sebenarnya kondisinya tidak kritis namun pasien ini terpaksa ditempatkan di ruang isolasi khusus agar tidak bercampur dengan pasien yang lain,"kata dia.

Heru menambahkan, tidak ada penanganan khusus terhadap pasiwn tersebut kecuali dengan pemberian antibiotik. Dan setelah sepekan lebih dirawat di RSUD Wonosari, pasien tersebut kini kondisinya sudah stabil dan terus membaik. 

Namun dia mengakui pasien tersebut masih mengalami luka kulit melepuh seperti terbakar di satu titik yaitu di lengannya. Di samping itu masih ada gejala gangguan pencernaan karena pasien merasakan mual-mual.

"Itu hanya satu titik luka di kulit kayak terbakar,"tambahnya.

Heru mengatakan pasien tersebut memang sempat mengalami kesulitan untuk membuka mulutnya akibat mual yang dialami terlalu sering. Namun kondisi saat ini pasien tersebut sudah berangsur membaik tinggal menunggu luka tersebut mengering dan sembuh.

Sampai saat ini, lanjut dia, hanya ada satu pasien antraks yang dirawat di RSUD Wonosari bahkan sejak awal kasus antrak mengemuka. Karena tiga orang pasien yang sebelumnya meninggal dirawat di rumah sakit swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Antraks Merebak, Pemkot Semarang Perketat Peredaran Daging Sapi

Kasus Antraks Merebak, Pemkot Semarang Perketat Peredaran Daging Sapi

Jawa Tengah | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:06 WIB

Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Dunia di Pesawat Saat Pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air

Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Dunia di Pesawat Saat Pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air

Jawa Tengah | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:58 WIB

Kasus Antraks Ditemukan di Gunung Kidul, Legislatif Jateng Imbau Masyarakat Jangan Konsumsi Daging Hewan Sakit

Kasus Antraks Ditemukan di Gunung Kidul, Legislatif Jateng Imbau Masyarakat Jangan Konsumsi Daging Hewan Sakit

Jawa Tengah | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:48 WIB

Terkini

Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan

Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 21:02 WIB

Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...

Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...

wawancara | Senin, 13 April 2026 | 21:01 WIB

Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar

Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 21:00 WIB

Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya

Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 20:55 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran

Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 20:46 WIB

Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin

Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 20:40 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB

Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan

Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan

Banten | Senin, 13 April 2026 | 20:31 WIB