Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY diyakini bakal jadi pilihan utama cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan.
Hal tersebut diyakini oleh pengamat politik Refly Harun usai berbincang dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengenai pengumuman capres dan cawapres Anies Baswedan.
"Sebelum pergi ke sini, ke Turki sempat ketemu dan bicara dengan Surya Paloh secara tak sengaja ketika saya ada acara di NasDem Tower diundang sebagai pembicara," ungkapnya seperti dikutip melalui channel YouTubenya.
Dari perbincangan tersebut, Refly meyakini bahwa kegelisahan dan kekhawatiran AHY dan partai Demokrat yang berupaya mendesak agar cawapres Anies Baswedan harus cepat diumumkan tak perlu dirisaukan.
Menurutnya nama cawapres Anies sudah diputuskan oleh tim 8 Koalisi Perubahan dan kemungkinan besar mengerucut ke AHY.
Logikanya bila nama lain yang diajukan tak ada penyokong dan pendukungnya.
"Mereka khawatir sepertinya AHY akan berubah tapi saya meyakini nama yang sudah diputuskan oleh tim 8 pasti AHY sebab kalau nama lain barangkali tak ada pendukungnya," katanya.
Sebelumnya, AHY dan Partai Demokrat terkesan ingin cepat-cepat agar cawapres Anies Baswedan diumumkan.
Sementara NasDem maupun Anies Baswedan tampaknya bertolak belakang dengan apa yang diinginkan AHY.
Baca Juga: Bertemu Anies Baswedan saat Ibadah Haji, Puan bakal Pertahankan Silaturahmi saat Pemilu Bergulir
Surya Paloh mengisyaratkan tak ingin terburu-buru mengumumkan siapa cawapresnya lantaran ingin memantau kubu lawan baik dari Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.
"Karena melihat kira-kira kubu lawan akan memajukan siapa jadi berbeda dengan keinginan partai Demokrat yang terus menerus mendesak untuk mengumumkan cawapresnya," tambah Refly Harun.