Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB
Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman melontarkan kritik keras kepada mantan Wamenlu, Dino Patti Djalal yang menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengurangi kunjungan luar negeri. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Habiburokhman mengkritik Dino Patti Djalal yang menyarankan Presiden Prabowo mengurangi kunjungan luar negeri demi efisiensi anggaran negara.
  • Habiburokhman di Jakarta menegaskan mantan pejabat seharusnya menjaga etika dan memberikan ruang bagi pemerintah menjalankan tugasnya.
  • Dino Patti Djalal menilai frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo tidak lazim dan berpotensi membebani anggaran negara besar.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman melontarkan kritik keras kepada mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal yang menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengurangi kunjungan luar negeri demi menghemat anggaran negara.

Menurut Habiburokhman, Dino semestinya memahami etika sebagai mantan pejabat negara dengan memberikan ruang kepada pejabat yang sedang menjalankan tugas pemerintahan.

"Beliau itu kan walaupun cuma 3 bulan jadi Wamenlu, tetap kan mantan pejabat Kemenlu. Menurut saya, ada etika di kalangan orang yang pernah menjabat memberikan kesempatan kepada orang yang saat ini menjabat untuk bekerja," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Ketua Komisi III DPR RI tersebut juga menilai tradisi semacam itu lazim diterapkan di negara-negara maju. Habiburokhman mencontohkan mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush yang tidak menyerang secara terbuka kebijakan penggantinya, Barack Obama.

Menurutnya, sikap serupa juga ditunjukkan para pendahulunya di Komisi III DPR RI, seperti Bambang Wuryanto, Herman Herry, hingga Benny K. Harman.

"Setahu saya mereka nggak pernah menyerang saya secara terbuka seperti yang dilakukan oleh Dino. Karena memang mereka menghormati saat ini yang menjabat Habiburokhman. Beri kesempatan sesuai masa jabatannya untuk melakukan yang terbaik," tegasnya.

Tak berhenti di situ, Habiburokhman turut mempertanyakan posisi Dino yang dinilainya terlalu jauh mengomentari kebijakan luar negeri pemerintahan saat ini.

Ia bahkan menyindir masa jabatan Dino yang relatif singkat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

"Jangan memancing publik untuk membanding-bandingkan. Nanti dulu ditanya, zamannya Pak Dino sehebat apa sih? Kok sekarang menjadi orang yang sok paling Kemlu sendiri sedunia gitu loh," imbuhnya.

baca juga

Habiburokhman menegaskan kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang sah dalam demokrasi. Namun ia mengingatkan agar kritik disampaikan secara proporsional dan bukan serangan politik personal.

Ia khawatir narasi yang dibangun Dino justru dapat dipersepsikan sebagai upaya mendiskreditkan Presiden Prabowo, bukan sekadar memberikan masukan.

"Saya khawatir akan ada yang mendefinisikan itu lebih sebagai serangan politik membabi buta dan olok-olok politik. Ya silakan saja nanti dia jawab seperti apa sebenarnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal meminta Presiden Prabowo mengurangi frekuensi kunjungan luar negeri yang dinilainya terlalu tinggi.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dino mengaku menyampaikan pandangan tersebut sebagai sahabat lama Prabowo sekaligus mewakili kalangan hubungan internasional.

Menurut Dino, intensitas lawatan Presiden ke luar negeri saat ini tergolong tidak lazim.

"Semenjak menjabat menjadi Presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri. Dan tidak heran kalau ada yang beranggapan bahwa ini tidak lazim dan di luar batas kewajaran. Dan sangat tidak mungkin dalam 18 bulan ke depan Presiden Prabowo terus melakukan kunjungan internasional dalam frekuensi yang sama tinggi," tutur Dino.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kunjungan kepala negara memerlukan biaya besar, mulai dari operasional pesawat, pengamanan, akomodasi, logistik, hingga kebutuhan rombongan pendamping yang menyertai Presiden selama perjalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Kamera LUMIX: Ketika Smartphone Tidak Lagi Cukup untuk Mengabadikan Momen

Kamera LUMIX: Ketika Smartphone Tidak Lagi Cukup untuk Mengabadikan Momen

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:29 WIB

Andovi da Lopez Tegaskan Perannya di Film Bapak Paling Jujur Bukan Sindir Siapa Pun

Andovi da Lopez Tegaskan Perannya di Film Bapak Paling Jujur Bukan Sindir Siapa Pun

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 13:26 WIB

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:24 WIB

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:23 WIB

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:22 WIB

Bapak Paling Jujur, Film Satir Politik yang Menyentil Budaya Suka Bohong

Bapak Paling Jujur, Film Satir Politik yang Menyentil Budaya Suka Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 13:16 WIB

Cara Ganti Background Zoom dan Efek Blur dengan Mudah

Cara Ganti Background Zoom dan Efek Blur dengan Mudah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:15 WIB

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:13 WIB

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 13:12 WIB

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

×